Tentang GMNI

Tentang GMNI

GMNI lahir dengan identitasnya yang hakiki sebagai “ORGANISASI KADER DAN ORGANISASI PERJUANGAN” yang berlandaskan Ajaran Soekarno. Karena itu, dalam aktivitasnya terdapat prinsip-prinsip perjuangan yang harus tetap melekat dalam tubuh GMNI dan menjadi watak dasar perjuangan GMNI, yakni:

  1. GMNI berjuang untuk rakyat.
  2. GMNI berjuang bersama-sama dengan rakyat.

Makna Nama GMNI

  1. Makna “Gerakan” Dalam Nama GMNI
    GMNI adalah organisasi Gerakan, yang dilakukan oleh sekelompok manusia dengan status “Mahasiswa”, oleh karena itu GMNI disebut juga sebagai “Student Movement”. Gerakan yang dimaksud adalah suatu upaya atau tindakan yang dilakukan secara terencana dengan tujuan melakukan perubahan/pembaruan yang meliputi semua aspek kehidupan sosial, politik, ekonomi, budaya dan lain sebagainya, untuk mencapai tujuan perjuangan.
  2. Makna “Mahasiswa” Dalam GMNI
    GMNI sebagai organisasi mahasiswa, sehingga yang dapat menjadi anggota GMNI adalah mereka yang berstatus sebagai Mahasiswa. Namun demikian, bahwa mahasiswa yang menjadi anggota GMNI adalah mereka yang menyetujui tujuan dan cara perjuangan GMNI.
  3. Makna “Nasional” Dalam GMNI
    GMNI adalah organisasi yang berlingkup nasional. Artinya, bukan organisasi kedaerahan, keagamaan, kesukuan, atau golongan yang bersifat terbatas dan sempit. Makna nasional juga mengandung pengertian bahwa perjuangan GMNI bersifat Kebangsaan/Nasionalisme.
  4. Makna “Indonesia” Dalam GMNI
    GMNI adalah organisasi yang berkedudukan di Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan oleh karenanya GMNI bertugas dan bertanggungjawab serat mengutamakan keselamatan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan seluruh elemen pembentukannya terutama kaum Marhaen. “Indonesia” dalam GMNI juga bermakna sebagai simbol identitas GMNI yang berangkat dari proses kebangsaan Indonesia.
  5. Makna “Huruf” pada Penulisan GMNI
    Penulisan huruf “G” dan “I” pada GMNI dengan huruf besar, dimaksudkan bahwa aspek Gerakan Indonesia menjadi bagian yang harus ditonjolkan oleh GMNI. Penulisan huruf “m” dan “n” pada GMNI dengan huruf kecil, dalam posisi sejajar sama tinggi dengan huruf yang lainnya adalah identitas/sifat GMNI sebagai organisasi mahasiswa yang berfaham kebangsaan (Sosio Nasionalsisme) seperti yang diajarkan oleh Bung Karno.

Komentar ditutup.