“pers realese FKPI, kecaman terhadap agresi Israel 20 Juli 2006”

“pers realese FKPI, kecaman terhadap agresi Israel 20 Juli 2006”

“pers realese FKPI, kecaman terhadap agresi Israel 20 Juli 2006”

Pers Release Forum Kebangsaan Pemuda Indonesia (FKPI) (PMII, GMKI, GMNI, PMKRI, IMM, HIKMAHBUDHI, KMHDI, IPNU, IPPNU, IRM) Petaka Kemanusiaan di Lebanon; Akibat Hilangnya Perikemanusiaan Israel “Atas Nama Kemanusiaan; Hentikan Kekejaman Israel Sekarang Juga !!!” Krisis di Timur Tengah telah menjadikan jalan menuju perdamaian kian terjal dan sulit terwujud. Ini disebabkan oleh serangan membabi buta Israel terhadap Lebanon. Tindakan brutal Israel ini tidak saja melanggar hukum internasional maupun hukum perang, melainkan juga sudah berada di luar batas perikemanusiaan. Gempuran Israel telah menambah kelam masa depan Timur Tengah, yang sebelumnya telah memanas oleh masalah persenjataan Iran, kerusuhan pasca perang Irak, dan terorisme. Israel telah menjadikan Lebanon sebagai tempat paling berdarah dalam sejarah konflik Timur Tengah. Sejak serangan digelar 12 Juli lalu, sedikitnya telah menewaskan 750 orang yang sebagian besar adalah warga sipil, 2000 orang lebih cedera dan ribuan lainnya mengungsi. Bahkan, gempuran Israel ini lebih kejam dan sadis daripada yang pernah dilakukan Israel 10 tahun yang lalu (18 April 1996) yang membombardir markas PBB dan menjadikan tempat perlindungan warga sipil Lebanon. Bentuk serangan Israel adalah tindakan arogansi yang melanggar hukum internasional karena menafikan kedaulatan Lebanon sebagai negara merdeka. Sedangkan dari sisi hukum perang, Israel sudah melakukan pelanggaran berat karena menyerang dan menewaskan warga sipil. Karenanya, kami sebagai bagian tidak terpisahkan dari warga dunia yang selalu gandrung akan perdamaian abadi, penghormatan yang tinggi atas perikemanusiaan dan perikeadilan, maka semua entitas anak bangsa yang tergabung dalam Forum Kebangsaan Pemuda Indonesia (FKPI) merasa terpanggil ikut serta berbuat sesuatu untuk menghentikan agresi militer terhadap Israel tersebut, dengan mengeluarkan sikap sebagai berikut: 1. Mengecam dan mengutuk agresi militer Israel terhadap Lebanon yang telah menewaskan ribuan warga sipil. Israel telah melakukan kejahatan kemanusiaan yang tidak bisa dibenarkan dari aspek dan nilai apapun, karena itu harus dihentikan sekarang juga. 2. Menyesalkan sikap PBB yang hanya bisa mengecam tindakan Israel tetapi belum mengeluarkan resolusi dan keputusan apapun untuk memaksa Israel menghentikan serangan. Hal ini menunjukkan bahwa eksistensi dan fungsi PBB sebagai institusi paling bertanggung jawab atas terciptanya perdamaian abadi masih tergantung di ketiak Israel. 3. Dewan keamanan PBB harus segera menjatuhkan sanksi terhadap Israel atas tindakan tersebut dan memaksa Israel untuk membayar segala kerugian akibat agresi militer mereka. 4. Mendesak kepada pemerintah Indonesia –dengan segala resoursces dan jalur diplomasi internasional yang dimiliki- untuk lebih pro aktif lagi menekan PBB dan Israel agar segera menghentikan serangan ke Lebanon. 5. Menyerukan kepada komunitas-komunitas dan loby-loby Internasional, Organisasi Parlemen Internasional, organisasi-organisasi kawasan untuk bahu membahu mewujudkan perdamaian di Timur Tengah. Jika agresi Israel tidak dihentikan, maka tragedi kemanusiaan akan berkelanjutan, instabilitas regional dan global semakin parah, dan tatanan politik dan ekonomi dunia terganggu. Demikian pernyataan sikap ini sebagai bentuk kepedulian warga dunia yang sangat tidak mentolerir segala bentuk kekerasan bersenjata yang dapat mengancam kelangsungan perdamaian abadi, tegaknya nilai-nilai kemanusiaan universal dan kedaulatan sebuah negara merdeka. Jakarta, 2 Agustus 2006 Forum Kebangsaan Pemuda Indonesia (FKPI) PB PMII PP GMNI Hery Haryanto Azumi Dedy Rachmadi Ketua Umum Ketua Presidium PP PMKRI PP GMKI Emmanuel J. Tular Kenly Poluan Ketua Presidium Ketua Umum DPP IMM PP HIKMAHBUDHI Amiruddin Eddy Setiawan Ketua Umum Ketua Umum PP KMHDI PP IPNU I Wayan Sudane Idy Muzzayad Presidium Ketua Umum PP IPPNU Wafa Patria Ummah Ketua Umum

Komentar ditutup.