Terjamah manaqib Syaikh Abdul Qodir al Jailany

Terjamah manaqib Syaikh Abdul Qodir al Jailany

Dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang.

Segala puji bagi Allah yang telah mengutus junjungan kita Nabi Muhammad SAW. Dengan membawa syari’at yang sempurna dan agama yang murni, yakni agama islam.serta menghiasi atas kerasulannya dengan berbagai mu’jizat dan lagi diperkuat para sahabatnya, yang pemberani dan mendapat hidayah (petunjuk dari Allah)

Dan Allah memberi keistimewaan kepada siapa yang dikehendaki dari pengikut-pengikut agamaNya dinaikkan ketingkat ilmu ma’rifat dan haqiqat serta memberi siraman lautan ilmu ladunnidan ilmu lathifah serta pelita ilmu ketuhanan.

Lantaran itu mereka jadi juru petunjuk umat dan perintis kejalan Allah yang maha Agung lagi Maha Mengetahui. Mengajak hamba-hamba Allah yang lewat dijalan setinggi-tingginya jalan yang lurus.

Dan semoga Allah senantiasa mencurahkan sholawat dan salamnya kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW. Dan para sahabatnya serta orang-orang yang mengikuti agama islam, dan semoga Allah memberikan taufiq keepada kita untuk memperoleh hidayah melalui petunjuk-petunjuk beliau, mengikuti amalan-amalanNya, serta mendapatkan bagian nur (cahaya) dari orang-orang tersebut agar dapat menghilangkan kegelapan kebodohan, selagi manaqibnya orang-orang tersebut masih harum semerbak, berkumandang didengar, lestari dawuh-dawuh kebenaran riwayat keutamaanNya, yang demikian itu akan membangkitkan semangat ta’at kebaktian kepada Allah.

Adapun setelah itu semua: Maka berkatalah orang yang membutuhkan kemurahan Dzat yang maha Mulya dan Maha Penyelamat, yakni Syaikh ja’far bin Abdil Karim al Barzanjiyyu, : Kitab Manaqib ini hanya merupakan bagian kecil penjelasan perilaku wali quthub yang biasa memberi pertolongan; sebagai perantara agaR terkabulnya tujuannya,pimpinan para wali arif billah¸imamnya para ulama’ berjalan dijalan Allah untuk untuk meraih lautan haqiqat,yaitu sayyid yang mulya, dirinya dijadikan sandaran yang amat indah,keturunan bangasawan memiliki derajat yang tinggi, memiliki majlis perkumpulan yang besar, yaitu sayyid yang besar yaitu Syaikh Abdul Qodir al Jailani (al fatiha…) semoga Allah yang maha kuat lagi sempurna menyampaikan Syaikh ke surga yang dekat kepada Allah dan berhasil harapannya.

Kitab manaqib ini bagaikan untuaian yang dirangkum berbagai intan permata berisi fatwa-fatwa dan amalan Syaikh Abdul Qodir al Jiilani (al Fatihaa…) agar dapat dijadikan perhiasan yang diperdengarkan kepada yang hadir pada saat dibacakan dalam amalan-amalan yang penting dan peringatan-peringatan ulang tahun wafatnya Syaikh Abdul Qodir al Jiilani (al Fatihaa…).

Kitab manaqib ini kami ambilkan keterangan dari pada ulama’ ahli thoriqoh dan para ulama yang mempunyai keyakinan yang mantap, kecintaan tokohnya kepada Syaikh Abdul Qodir al Jiilani (al Fatihaa…) seperti waliyullah Syaikh Abdul Wahhan As Sya’roni yang sudah terbukti keberuntungannya, dan Waliyullah Syaikh Sirojid Dimisyqiy penyusun kitab Nitajul Arwah.

Karena didorong rasa cinta, kami sebar luaskan manaqib para wali yang telah mencapai tingkat kesempurnaan amalnya, juga menyebarkan manaqib wali yang terpilih, serta mengharapkan turunnya rahmat yang melimpah dan barokah yang banyak. Karena dengan menyebut hal ihwal para ulama waliyullah tersebut, menyebabkan terbukanya barokah dari pintu langit yang tinggi, juga turunnya mendung kemurahan dari Allah SWT.

Dan aku lepaskan/sampaikan dengan perantara keluarga yang mendapat ridlo serta memohon pertolongan dengan segala kerahasiaanya. Maka keraskan/semarakkan dengan dzikir. Orang-orang yang mengharap dzikir pembaca sampai kepadanya dengan segala kabarnya dan saya menamakan sebagai perak yang hina dalam mengingat/berdzikir sebagian dari sifat (kebaikan) ketuhanan yang dimiliki Syaikh Abdul Qodir al Jiilani yang diridhoi Allah.(al Fatihaa…)

(Ya Allah Hamparkanlah bau harum keridoanMU kepada Kanjeng Syaikh, dan anuggrahkan kepada kami berkat rahasia kewalian yang engkau titipkan Kanjeng Syaikh)

Yang maksudnya: mohon tambahan ridlonya Allah untuk kanjeng Syaikh dan mohon kerahasiaan kewalian Kanjeng Syaikh agar dilimpahkan kepada kita. Untuk itu yang hadir di dalam majlis bacaan manaqib agar mengikuti membaca do’a tersebut bila yang membaca manaqib telah sampaia pada bacaan do’a tadi. Kitab ini kami beri nama “ AL LUJAINID DANII” yang menerangkan sebagian dari perilaku yang mulya Wali kuthub, ahli ma’rifat kepada Allah yaitu Syaikh Abdul Qodir al Jiilani (al Fatihaa…). Mudah-mudahan Allha Meridoi Kepada Syaikh.

Maka kami katakan : bahwa kanjeng Syaikh adalah menjadi Syaikhuts Tsaqolain, yaitu syaikhnya Jin dan manusia yang sempurna, juga wali yang penuh kewaspadaan yang sempurna wusul kepada Allah dan mempunyai martabat yang tetap dan derajat yang sempurna dan perilaku yang luhur serta kesempurnaan yang tinggi, juga menjadi wali quthub yang ahli ma’rifat kepada Allah, dan menjadi pemimpin pertolongan penerang hati, yaitu putra Syaikh Abi Sholih Musa janki Dausat.

Disebut juga Janka Dausat putranya syaikh Abdillah bin Yahya Az Zahid bin Musa Al Juni bin Abdillah Al Mahdi bin al Hasan Al Mutsan bin al Hasan as Sibthi bin Ali bin Abi Tholib.  Dan putranya Syarifah Fathimah az Zahro’putri dari junjungan kita Muhammad SAW. Yang menjadi Rosul.

  1. Nasab atau silsilah keturunan Syaikh Absul Qodir itu bagaikan matahari di waktu dhuha, bagaikan siang untuyk munculnya cahaya waktu shubuh.
  2. Silsilah keturunan Syaikh ini sudah melekat diwajah Nabi Adam AS. Karena itu malaikat langit diperintah sujud kepada Adam as.
  3. juga nasab ini sudah disanjung didalam kitabnya Allah , karenanya siapa yang yang sengaja ingkar silsilahnya akan terkalahkan dalilnya

Perhatikan

Para guru setelah selesai membaca silsilah kanjeng Syaikh Abdul Qodir al Jiilani

(Ya Allah Hamparkanlah bau harum keridoanMU kepada Kanjeng Syaikh, dan anuggrahkan kepada kami berkat rahasia kewalian yang engkau titipkan Kanjeng Syaikh)

(Ya Allah Hamparkanlah bau harum keridoanMU kepada Kanjeng Syaikh, dan anuggrahkan kepada kami berkat rahasia kewalian yang engkau titipkan Kanjeng Syaikh)

(Ya Allah

(Ya Allah Hamparkanlah bau harum keridoanMU kepada Kanjeng Syaikh, dan anuggrahkan kepada kami berkat rahasia kewalian yang engkau titipkan Kanjeng Syaikh)

(Ya Allah

(Ya Allah Hamparkanlah bau harum keridoanMU kepada Kanjeng Syaikh, dan anuggrahkan kepada kami berkat rahasia kewalian yang engkau titipkan Kanjeng Syaikh)

(Ya Allah

(Ya Allah Hamparkanlah bau harum keridoanMU kepada Kanjeng Syaikh, dan anuggrahkan kepada kami berkat rahasia kewalian yang engkau titipkan Kanjeng Syaikh)

(Ya Allah

(Ya Allah Hamparkanlah bau harum keridoanMU kepada Kanjeng Syaikh, dan anuggrahkan kepada kami berkat rahasia kewalian yang engkau titipkan Kanjeng Syaikh)

(Ya Allah

(Ya Allah Hamparkanlah bau harum keridoanMU kepada Kanjeng Syaikh, dan anuggrahkan kepada kami berkat rahasia kewalian yang engkau titipkan Kanjeng Syaikh)

(Ya Allah

(Ya Allah Hamparkanlah bau harum keridoanMU kepada Kanjeng Syaikh, dan anuggrahkan kepada kami berkat rahasia kewalian yang engkau titipkan Kanjeng Syaikh)

(Ya Allah

(Ya Allah Hamparkanlah bau harum keridoanMU kepada Kanjeng Syaikh, dan anuggrahkan kepada kami berkat rahasia kewalian yang engkau titipkan Kanjeng Syaikh)

(Ya Allah

(Ya Allah Hamparkanlah bau harum keridoanMU kepada Kanjeng Syaikh, dan anuggrahkan kepada kami berkat rahasia kewalian yang engkau titipkan Kanjeng Syaikh)

(Ya Allah

(Ya Allah Hamparkanlah bau harum keridoanMU kepada Kanjeng Syaikh, dan anuggrahkan kepada kami berkat rahasia kewalian yang engkau titipkan Kanjeng Syaikh)

(Ya Allah

(Ya Allah Hamparkanlah bau harum keridoanMU kepada Kanjeng Syaikh, dan anuggrahkan kepada kami berkat rahasia kewalian yang engkau titipkan Kanjeng Syaikh)

(Ya Allah

(Ya Allah Hamparkanlah bau harum keridoanMU kepada Kanjeng Syaikh, dan anuggrahkan kepada kami berkat rahasia kewalian yang engkau titipkan Kanjeng Syaikh)

(Ya Allah

(Ya Allah Hamparkanlah bau harum keridoanMU kepada Kanjeng Syaikh, dan anuggrahkan kepada kami berkat rahasia kewalian yang engkau titipkan Kanjeng Syaikh)

(Ya Allah

(Ya Allah Hamparkanlah bau harum keridoanMU kepada Kanjeng Syaikh, dan anuggrahkan kepada kami berkat rahasia kewalian yang engkau titipkan Kanjeng Syaikh)

(Ya Allah

(Ya Allah Hamparkanlah bau harum keridoanMU kepada Kanjeng Syaikh, dan anuggrahkan kepada kami berkat rahasia kewalian yang engkau titipkan Kanjeng Syaikh)

(Ya Allah

(Ya Allah Hamparkanlah bau harum keridoanMU kepada Kanjeng Syaikh, dan anuggrahkan kepada kami berkat rahasia kewalian yang engkau titipkan Kanjeng Syaikh)

(Ya Allah

(Ya Allah Hamparkanlah bau harum keridoanMU kepada Kanjeng Syaikh, dan anuggrahkan kepada kami berkat rahasia kewalian yang engkau titipkan Kanjeng Syaikh)

(Ya Allah

(Ya Allah Hamparkanlah bau harum keridoanMU kepada Kanjeng Syaikh, dan anuggrahkan kepada kami berkat rahasia kewalian yang engkau titipkan Kanjeng Syaikh)

(Ya Allah

(Ya Allah Hamparkanlah bau harum keridoanMU kepada Kanjeng Syaikh, dan anuggrahkan kepada kami berkat rahasia kewalian yang engkau titipkan Kanjeng Syaikh)

(Ya Allah

(Ya Allah Hamparkanlah bau harum keridoanMU kepada Kanjeng Syaikh, dan anuggrahkan kepada kami berkat rahasia kewalian yang engkau titipkan Kanjeng Syaikh)

(Ya Allah

Iklan

Komentar ditutup.