KATA-KATA BIJAK

KATA-KATA BIJAK

KEHIDUPAN

Kau tahu Kesadaran, ia datang ketika seseorang diambang kematian, begitu pun dengan cinta yang murni hampir bersamaan dengan nafas yang terenggut… (Akhmad Sidik)

Kejujuran bukanlah kebiasaan, tapi sebuah pekerjaan yang rentan dengan keegoisan… (Akhmad Sidik)

Kau tahu dosa terbesar dalam hidup ialah yang menyelimuti jiwa seseorang, jasad yang ringkih dan tak mau diajak berkompromi…. (Akhmad Sidik)

Ciptakanlah secuil cerita indah untuk anak-anakmu, bahkan sebelum engkau mengetahui akan lahir dari benih dan rahim siapa anak-anakmu itu kelak. Sebab, hidup adalah cerita, dan siapa yang tak bisa menciptakan ceita, ia tak akan menjadi tokoh dalam cerita, dan siapa yang tidak menjadi tokoh dalam cerita, ia seolah-olah tak pernah hidup di planet bumi ini.

Awalnya kita membuat kebiasaan, pada akhirnya kebiasaan itulah yang membentukmu.

Dosa terbesar adalah ketakutan. Rekreasi terbaik adalah bekerja. Musibah terbesar adalah keputusasaan. Keberanian terbesar adalah kesabaran. Guru terbaik adalah pengalaman. Misteri terbesar adalah kematian. Kehormatan terbesar adalah kesetiaan. Karunia terbesar adalah anak saleh. Sumbangan terbesar adalah berpartisipasi. Modal terbesar adalah kemandirian. (Ali bin Abi Thalib)

Kesehatan adalah mahkota yang bertengger di atas kepala orang yang sehat, tetapi hanya orang sakit yang mampu melihatnya. (Imam Syahid Hasan al Banna)

Potensi kita ibarat air. Bila menggenang maka ia akan berubah warnanya. Bila mengalir akan menyuburkan. Bila bergerak akan menghidupkan. Bila dikelola akan memberi kenikmatan. Bila dibiarkan akan membahayakan.

CINTA

Cinta bagai perantara yang menaruh kasihan, datang memberi perlindungan pada kedua jiwa yang sesat ini.(Jalalu’ddin Rumi)

Sejak kudengar tentang dunia cinta, kumanfaatkan hidupku, hatiku dan mataku di jalan ini. Aku pernah berpikir bahwa cinta dan yang dicintai itu berbeda. Kini aku mengerti bahwa keduanya sama.(Jalalu’ddin Rumi)

Mencintai perempuan dibuat menarik bagi laki-laki. Tuhan sudah mengaturnya: betapa mereka akan dapat menghindari apa yang sudah diatur oleh Tuhan? Karena Tuhan menciptakan perempuan supaya Adam mendapat kesenangan, bagaimana Adam dapat dipisahkan dari Hawa? (Jalalu’ddin Rumi)

Para pecinta meratap bagai ilalang, dan cinta adalah peniup seruling.Betapa menakjubkan sesuatu yang dihembuskan oleh cinta ke dalam seruling jasad ini! Seruling tampak dan peniup tersembunyi. Sewaktu-waktu, serulingku mabuk karena anggur di bibir-Nya.(Jalalu’ddin Rumi)

Seperti Adam dan Hawa yang melahirkan sekian banyak jenis, cinta lahir dalam sekian banyak bentuk. Lihat, dunia penuh dengan lukisan, namun ia tidak memiliki bentuk.(Jalalu’ddin Rumi)

Dengan cinta, yang pahit menjadi manis; Dengan cinta, tembaga menjadi emas; Dengan cinta, sampah menjadi jernih ; Dengan cinta yang mati menjadi hidup; Dengan cinta, yang raja menjadi budak. Dari ilmu, cinta dapat tumbuh. Pernahkah kebodohan tempatkan orang di atas tahta begini? (Jalalu’ddin Rumi)

Mati tanpa cinta adalah kematian yang terburuk dari segala kematian. Tahukah, mengapa tiram bergetar? Tentu karena mutiara.(Jalalu’ddin Rumi)

Bila sakit karena cinta menambah kerianganmu, bunga-bunga mawar dan lili mengisi taman jiwamu. (Jalalu’ddin Rumi)

Pilihlah cinta. Ya, cinta! Tanpa manisnya cinta, hidup ini adalah beban. Tentu engkau telah merasakannya. (Jalalu’ddin Rumi)

Cinta membuat waktu cepat berlalu. Waktu membuat cinta cepat berlalu. (Pepatah Prancis)

Hakikat cinta adalah sebuah cermin yang di dalamnya sang pencipta memandang watak diri dan kehalusan jiwanya dalam bentuk sang kekasih, maka pada prinsipnya dia hanyalah menyukai dirinya, sifat keasliannya dan yang selaras dengannya. Aku cinta karena aku cinta, aku cinta agar aku dapat cinta. Cinta tidak mencari sebab di luar dirinya endiri dan tidak mencari hasil, ia adalah hasilnya sendiri, kenikmatannya sendiri.

SOSIAL

Seekor burung yang terbebas dari jerat kedirian tak lagi punya rasa takut. Ia

terbang dengan bebas ke mana pun suka. (Jalalu’ddin Rumi)

Saya berpikir, karena itu saya ada. (Descartes)

Tiada kalbu yang gelap selama akal menyala tetap. (Abu al-‘Ala’ al Ma’arri)

Seandainya  hanya ada kebaikan semata, tentu tidak bermanfaat adanya cobaan, dan

terputus sudah dorongan untuk melahirkan pikiran. Seandainya tidak ada pikiran,

tidak akan ada kebijaksanaan. (Al-Jahr)

Setiap akal yang sehat akan memberi keputusan yang pasti dan tidak meragukan,

bahwa sesuatu tidak akan terlepas sama sekali dari sebab yang mengharuskan

adanya akibat. (Husayn al-Jisr)

Makna dari menunggu musim panas bukan berarti pada saat musim dingin kita tidak

mempersiapkan berbagai sarana pemanas ruangan. (Muhsin Qiraati)

Hidup yang tidak pernah direfleksikan adalah hidup yang tidak pantas dijalani.

(Socrates)

Kita ini makhluk yang bertanya yang harus mencari alasan tentang sesuatu, dan

tidak menerima jawaban dari kebiasaan dan otoritas. (Socrates)

Pengetahuan berjalan tertatih dengan kaki yang patah. Tapi kematian datang

menyeruduk tak kenal ampun.

Keinginan adalah sumber penderitaan, tempatnya di dalam pikiran. Tujuan bukan

utama, yang utama adalah prosesnya. Kita hidup mencari bahagia, harta dunia

kendaraannya. Bahan bakarnya budi pekerti, itulah nasehat para Nabi. (Iwan Fals)

Maka apabila malapetaka yang sangat besar telah datang. Pada hari manusia

teringat akan apa yang telah dikerjakannya

Segala keburukan yang ada di dunia ini merupakan aksesori dan pelengkap. Busur

panah tidak akan berfungsi jika tidak melengkung. (al-Ghazali)

Siapakah aku ini, yang berdiri terpaku di tengah-tengah hilir mudiknya pikiran?

Ada orang-orang yang tidak mengubah pemikirannya. Itulah orang-orang yang tidak

pernah berpikir sama sekali. (Mirabeau)

Yang senantiasa berubah adalah perubahan itu sendiri. (Cicero)

Bila orang sudah “menyandu”, bukannya orang yang makan candu, melainkan candulah

yang memakan orang. (R. Ng. Yasadipura II)

Kemungkinan apa saja yang kamu miliki ketika kamu terjebak dalam dunia yang kian

cepat?

Apakah aku salah kalau berkata bahwa dunia adalah sebatas mata memandang.

Seperti halnya satu hari yang diisi dengan baik akan memberikan tidur yang

terberkati, begitu pula kehidupan yang diisi dengan baik akan memberikan

kematian yang terberkati (Sartre)

Pencari sejati tak membawa apapun kecuali harapannya (Leonardo da Vinci)

Barangsiapa kenal dirinya maka dia kenal Tuhannya (Muhammad SAW)

Ditemukannya ketidaktahuan adalah awal sekaligus akhir dari pengembaraan akal

dan hati.

Jika orang-orang bodoh ingin menghindar dari perbuatan yang salah, mereka

biasanya malah melakukan hal yang sebaliknya. (Pepatah Latin)

Posted by Mahendradata -G- on 19 January 2007 at 01:13 AM in KATA-KATA BIJAK

SOSIAL

Betapa beruntungnya seseorang, apabila kapan saja orang tersebut membuat

kesalahan, orang lain pasti akan mengetahuinya (Confusius)

Yang baik dan yang jahat selalu menerima upahnya, walaupun upah itu datangnya

kadang cepat kadang lambat (Kong Fu Tsu)

Terlebih dahulu perbaikilah dirimu sendiri, kemudian barulah memikirkan untuk

memperbaiki orang lain (Kong Fu Tsu)

Jangan mengharap orang lain akan berhasil menyenangkan hati anda bila anda

sendiri lebih suka bersusah hati. (Lin Yu Tang)

Orang yang mencari-cari kesalahan orang lain adalah orang yang buta terhadap

kesalahannya sendiri (Mohandas K. Gandhi)

Kebahagiaan tergantung pada apa yang dapat anda berikan, bukan pada apa yang

anda peroleh.

Saya tidak melihat dosa yang lebih besar daripada menindas mereka yang tidak

bersalah dengan mengatasnamakan Tuhan (Mahatma Gandhi)

Ketidakramahan dari orang bijak lebih baik daripada kebaikan hati orang bodoh.

Nabi berkata, “kebencian dari kearifan lebih baik daripada rasa cinta yang

datang dari orang bodoh.” (Jalalu’ddin Rumi)

Guru sejati merobohkan berhala dirinya yang dibuat oleh muridnya. (Jalalu’ddin

Rumi)

Persahabatan suci, menjadikanmu seorang dari mereka. Sekalipun engkau batu atau

pualam, kau akan menjadi permata apabila kau mencapai tingkat manusia perasa.

(Jalalu’ddin Rumi)

Warga Negara yang besar bukanlah mereka yang tunduk pada penguasa, melainkan

mereka yang tidak goyah membela kehormatan negerinya,meski harus melawan

penguasa. (Albert Camus)

Mengharap dunia memperlakukanmu dengan baik karena kamu orang baik, itu sama

konyolnya saja dengan mengharap banteng tidak menandukmu karena kamu seorang

vegetarian. (Roseanne Barr)

Orang baru akan bertanya bila mereka telah mengetahui jawaban apa yang mereka

inginkan.

Ada benarnya nasehat orang-orang suci. Memberi itu tenangkan hati. Seperti matahari

yang menyinari bumi. (Iwan Fals)

Posted by Mahendradata -G- on 19 January 2007 at 01:07 AM in KATA-KATA BIJAK

CINTA

Tragedi hidup terbesar bukanlah binasanya manusia, melainkan hilangnya rasa

cinta dalam diri manusia. (William S Maugham)

Kesucian ialah mustika kaum wanita, kesetiaan ialah hiasan kaum pria. (Hare)

Dimanapun ada cinta, maka di sana pasti ada harapan (Mahatma Gandhi)

Kekasih adalah segalanya, pecinta hanya sebuah tabir. Kekasih hidup abadi,

pecinta hanyalah benda mati. Jika cinta meninggalkan perlindungan yang kuat,

pecinta akan ditinggalkan seperti burung tanpa sayap. Bagaimana aku akan terjaga

jika tak disertai cahaya kekasih. Cinta menghendaki firman ini

disampaikan.(Jalalu’ddin Rumi)

Ketahuilah, apapun yang menjadikanmu tergetar itulah yang terbaik bagimu! Dan

karena itulah, hati seorang pecinta lebih besar ketimbang Singgasana

Tuhan.(Jalalu’ddin Rumi)

Makhluk-makhluk bergerak karena cinta, yaitu cinta oleh keabadian tanpa

permulaan. Saksikan, angina menari-nari digerakkan kuasa semesta. Karena itulah

Ia pun bisa menggerakkan pepohonan.(Jalalu’ddin Rumi)

Ketahuilah, kebesaran cinta itu dapat diukur dari apa yang dicintainya. Duhai

pecinta yang “miskin”, termasuk golongan yang manakah dirimu? (Jalalu’ddin Rumi)

Betapa hati ini kiranya, apabila tangan hati mencengkeram tangan kekasih

tercinta? Betapa keping tembaga ini tak berharga kiranya, apabila didengarnya

‘zat mukjizat’ itu mengucapkan selamat datang padanya? (Jalalu’ddin Rumi)

Wahai saudara! Jika hendak menjadi pecinta engkau harus menelan dukanya! Di

manakah dukamu? Diamlah, sesungguhnya kesabaran memerlukan sebuah

kedewasaan.(Jalalu’ddin Rumi)

Langit berputar disebabkan para pecinta. Dan roda-roda pun berputar demi cinta.

Bukan karena tukang roti atau pandai besi, juga bukan tukang kayu atau ahli

obat. Langit berputar mengelilingi cinta. Ia menjulang, karena itu kita dapat

mendakinya! (Jalalu’ddin Rumi)

Dahulu dia mengusirku, sebelum belas kasih turun ke hatinya dan memanggil. Cinta

telah mulai memandangku dengan ramah pula.(Jalalu’ddin Rumi)

Kau harus hidup di dalam cinta, sebab manusia yang mati tidak dapat melakukan

apapun. Siapa yang hidup? Dia yang dilahirkan oleh cinta. (Jalalu’ddin Rumi)

Tataplah wajah cinta supaya kau mampu meraih sifat kemanusiaan. Karena itu

jangan hanya duduk menggigil. Sebab jika demikian mereka akan semakin membuatmu

menggigil. (Jalalu’ddin Rumi)

Cinta tidak mungkin ditemukan melalui pendidikan dan ilmu pengetahuan,

buku-buku, juga tulisan-tulisan. Apapun yang dikatakan orang (tentang cinta),

bukanlah jalan para pecinta.(Jalalu’ddin Rumi)

Apapun yang kau dengar dan katakana tentang cinta, itu semua hanyalah kulit.

Sebab, inti dari cinta adalah sebuah rahasia yang tak terungkapkan. (Jalalu’ddin

Rumi)

Dalam perpisahan, pecinta bagaikan nama tanpa makna. Tetapi makna – seperti

tercinta – tak membutuhkan nama.(Jalalu’ddin Rumi)

Hanya dari hati kau bisa menggapai langit. Mawar keagungan hanya bisa

ditumbuhkan dalam hati. (Jalalu’ddin Rumi)

Jiwaku adalah sebuah genahar yang merasa gembira dengan api. Juga cinta, adalah

sebuah genahar dan ego bahan bakarnya. (Jalalu’ddin Rumi)

Cinta adalah isi, dunia sekedar kulit. Lebih jauh lagi, cinta seperti manisan,

dan dunia hanyalah pancinya saja. (Jalalu’ddin Rumi)

Posted by Mahendradata -G- on 10 January 2007 at 01:15 AM in KATA-KATA BIJAK

KEHIDUPAN

Lidah orang yang berakal terletak di hatinya, tetapi hati si goblok terletak di

lidahnya. (Ali bin Abi Thalib)

Pekerjaan yang termudah didunia ini ialah mengecam kesalahan orang lain, paling

sulit mengaku kesalahan sendiri. (Iqbal)

Diam itu hiasan bagi orang berilmu dan tirai bagi orang bodoh (HR Abusysyaih)

Sesungguhnya rezeki itulah yang mengejar manusia, sebagaimana kematian

mengejarnya (HR Ibnu Hiban, Bazaar)

Emas diuji dengan api, sedangkan manusia diuji dengan emas.

Orang yang mengakui ketidaktahuannya adalah orang yang hanya menunjukkan satu

kali ketidaktahuannya, sedangkan orang yang mencoba menutup-nutupi

ketidaktahuannya akan menunjukkannya berkali-kali.

Apalah arti sebuah nama, mawar tetap mawar, meski diganti namanya. (W.

Shakespire)

Pikiran sama dengan adonan beton, jika tidak diaduk terus akan mengeras dan

membeku. (Keith E Good)

Orang yang berada di surga tidak pernah bertanya-tanya apakah ia berhak untuk

tinggal di situ. (Walt Whiteman)

Banyak diam itu berfikir, banyak berbicara itu penyesalan. (Socrates)

Sesuatu yang telah hilang hanya pantas dikenang bila ia menimbulkan kesenangan.

(W. Shakespiere)

Yang paling dekat pada kita ialah masa yang akan datang atau ajal dan yang

paling jauh ialah cita-cita. (Socrates)

Zaman keemasan hanya akan dinikmati oleh siapa yang tidak silau melihat emas.

(G.K. Chesterton)

Membungkukkan tubuh mudah, tetapi adalah susah untuk membungkukkan kemauan.

Hal yang menjadi masalah dan perlu diperhatikan adalah : Kalau-kalau seseorang

tidak pernah mengembangkan diri, kalau-kalau seseorang mengabaikan pengetahuan,

dan kalau-kalau seseorang gagal melihat kebenaran atau kalau-kalau seseorang

gagal memperbaiki kesalahannya sendiri (Confusius)

Kenikmatan karena hawa nafsu itu hanya berlangsung menit-menitan saja, tetapi

akibatnya seringkali menjadi penderitaan bertahun-tahun (Pouw Kioe An)

Bunga, walaupun dipetik dan dibuang dari kebun, tidak akan putus hubungan antara

bunga dan kebun (pepatah India)

Untuk membicarakan sesuatu membutuhkan banyak waktu, untuk menyetujui sesuatu

hanya membutuhkan waktu sedikit waktu.

Pohon besar lebih banyak menerima terpaan angin. Pohon besar jatuhnya keras.

Namun, pohon besar tidak akan roboh dengan sekali tebas.

Modal bukanlah kejahatan, ia baru kejahatan kalau disalahgunakan (Mohandas K.

Gandhi)

Kekerasan adalah senjata orang yang berjiwa lemah (Mohandas K. Gandhi)

Jika hati tidak ada, bagaimana badan dapat bicara? Jika hati tidak mencari,

bagaimana dapat mencari? (Jalalu’ddin Rumi)

Sekalipun di dunia ini engkau adalah yang paling terpelajar pada zamannnya,

ingatlah dunia ini dan di zaman ini akan lenyap. (Jalalu’ddin Rumi)

Posted by Mahendradata -G- on 10 January 2007 at 01:09 AM in KATA-KATA BIJAK

SOSIA

Banyak ide yang akan tumbuh lebih baik jika ditanamkan ke dalam pikiran orang

lain daripada di dalam pikiran pencetus ide itu sendiri. (Oliver W Holmes)

Kesediaan memberi adalah lebih penting artinya daripada pemberian itu sendiri.

(Jean F Millet)

Banyak orang ingin menceritakan sebuah cerita dua kali, tetapi tidak ada orang

yang ingin mendengarnya lebih dari sekali. (William Hazlift)

Banyak orang berusaha memperbaiki orang lain tetapi ia lupa memperbaiki dirinya

sendiri. (Leo Tolstoy)

Bukan pada saat-saat penuh kejayaan kita dapat mengetahui sahabat sejati, tetapi

ketika kesulitan sedang memuncak. (Napoleon Bonaparte)

Bila semua laki-laki tahu semua pikiran wanita, maka mereka akan menjadi dua

puluh kali lebih berani. (Alfonso Karr)

Kalau kaki terpeleset sakitnya sebentar, tetapi kalau lidah terpeleset,

kadang-kadang membawa akibat seumur hidup. (Franklin)

Jika kita bertemu dengan orang yang bijak, harus dipikirkan bagaimana dapat

meniru sifat bijaknya ; jika bertemu dengan orang yang tidak bijak, harus kita

periksa diri kita sendiri, dan kita ketahui apa yang tidak sama. (Confusius)

Sekedar mampu berbicara mengenai kebajikan-kebajikan, tidak sama dengan memahami

kebajikan-kebajikan tersebut.

Seorang pemimpin harus bersikap terbuka, tenang, tulus dan serius. Ia akan

senantiasa menyusuri jalan-jalan yang tidak direncanakan.

Orang yang tidak disukai orang lain, perlu menyelidiki, mengapa orang benci

kepadanya. Jika disukai orang banyak, masih perlu diselidiki mengapa orang suka

padanya. (Confusius)

Kita semua tahu bahwa memenangkan perdebatan tidak sama dengan menyelesaikan

pekerjaan.

Jangan membicarakan keberhasilanmu pada mereka yang sedang dirundung gagal ;

Jangan lupakan kegagalanmu pada masa jayamu.

Orang bijak tidak bersaing. Itulah sebabnya, ia tidak dapat disaingi.

Timbunlah pengetahuan seperti engkau hendak menimbun kekayaan ; carilah

kebijaksanaan seperti engkau mencari kedudukan dan kehormatan ; cintailah orang

tuamu seperti engkau mencintai istri dan anakmu ; jagalah negaramu seperti

engkau menjaga kedudukan jabatanmu.

Posted by Mahendradata -G- on 10 January 2007 at 01:06 AM in KATA-KATA BIJAK

KETENANGAN

Dalam sifat apapun janganlah melebihi orang yang ikut dalam pertalianmu karena

pasti perpisahan akan menyusul. (Jalalu’ddin Rumi)

Mulut yang lapar membalut mata terhadap dunia lain : Tutuplah mulut itu dan

lihatlah dengan jelas. (Jalalu’ddin Rumi)

Mintalah fatwa kepada nuranimu sendiri, sekalipun banyak orang memberikan fatwa

kepadamu. (Muhammad SAW)

Adil dulu dalam berpikir, baru engkau bisa adil dalam bertindak.

Kematian bukanlah tragedi, kecuali jika kita curi dari Tuhan hak untuk

menentukannya. (Emha Ainun Nadjib)

Terimalah sakit secara ikhlas. Tumbuh-tumbuhan saja, bisa subur karena disiangi

berkali-kali.

Ketakutan akan derita adalah derita yang paling nyata.

Katakan kepadaku apa yang kamu makan, aku akan mengatakan siapa kamu (pepatah

Prancis)

Kesalahan orang pintar adalah menganggap orang lain bodoh, kesalahan orang bodoh

adalah menganggap orang lain pintar.

Aku tak selalu mendapatkan apa yang aku sukai. Oleh karena itu aku selalu

menyukai apa yang aku dapatkan.

Menjadi penting itu baik, tetapi menjadi baik itu lebih penting.

Posted by Mahendradata -G- on 10 January 2007 at 01:02 AM in KATA-KATA BIJAK

CINTA

Cinta dapat memaafkan segala-galanya.

Memberikan merupakan sari cinta, tahu menahan diri merupakan kebijaksanaan

cinta, campuran yang manis dari kedua-duanya menghasilkan cinta.

Persahabatan sering berakhir dengan cinta, tetapi jarang cinta berakhir dengan

persahabatan.

Cinta adalah getaran yang tumbuh di dalam seorang manusia karena adanya

ketertarikan kodrati yang memicu tumbuhnya motivasi hidup dan semangat

pengabdian kepada Allah SWT untuk menjaga kesucian dirinya lahir dan bathin (Iip

Wijayanto)

Ya Allah izinkanlah aku jadi penyembuh luka. Ketika datang jiwa-jiwa dengan luka

menganga di rongga dada, dan kubasuh luka itu dengan cinta. Ketika datang

jiwa-jiwa dengan beban berat yang tiada terkira, dan kubantu menopangnya dengan

cinta. Ketika datang jiwa-jiwa dengan mata membengkak dan linangan air mata, dan

kuseka dengan cinta. Ketika datang jiwa-jiwa dengan suara lirih untuk bercerita

tentang luka, dan kudengarkan dengan cinta. Ketika datang jiwa-jiwa yang dibalut

tubuh ringkih yang begitu lapar dan lara, dan kuberikan mereka santapan cinta

yang kuhidangkan dengan seluruh jiwaku. Ketika datang jiwa-jiwa yang begitu

berharap dan kupeluk mereka dengan seluruh cinta yang kumiliki. (Kahlil Gibran)

Cinta adalah tembang indah, yang tersusun dari senandung kepahitan. Cinta adalah

tembang indah, mengalir dari dawai-dawai kepedihan. Cinta adalah tembang indah,

yang mencuat dari adab hati yang penuh kegelisahan. Cinta adalah tembang indah,

yang lahir dari rahim penderitaan. Cinta adalah tembang indah, yang hadir di

tengah-tengah kesepian

Cinta adalah fatamorgana yang menipu setiap gembala yang kehausan di

tengah-tengah padang kehidupan yang sangat luas

Pabila cinta memanggilmu, ikutilah dia walau jalannya terjal dan berliku-liku.

Dan apabila sayapnya merangkummu, pasrahlah serta menyerahlah, walau pedang

tersembunyi di sela sayap itu melukaimu.

Kita selalu mempersepsikan bahwa cinta yang paling tinggi itu adalah cinta kita

kepada pasangan lawan jenis kita, yang harus kita dapatkan dengan segala cara

yang dapat kita lakukan. Padahal cinta yang demikian walupun terlihat indah,

tapi fana, karena pada hakikatnya ia adalah duka, derita, sepi, kesedihan, dan

kenestapaan yang dibalut oleh warna yang berbeda

Jika engkau mencintai seseorang maka cintailah orang tersebut dengan sederhana

karena bisa jadi esok hari justru ia akan menjadi orang yang paling engkau

benci. Dan jika engkau membenci seseorang, maka bencilah ia dengan sederhana,

karena bisa jadi esok lusa ia justru menjadi orang yang paling emgkau cintai

(Ali bin Abi Talib)

Andaikan orang yang jatuh cinta itu bisa memilih, tentu ia tidak akan memilih

untuk mencinta (Al Mada’iny)

Sungguh salah orang yang menyatakan bahwa ia bisa mencintai dua orang yang

berbeda. Memang secara kiasan itu bisa disebut cinta, tapi bukan cinta yang

sebenarnya (Muhammad bin Hazm)

Tanda-tanda keimanan yang benar dan baik itu adalah ketika seorang laki-laki

berduaan dengan seorang wanita cantik, kemudian ia tinggalkan wanita itu hanya

karena takut kepada Allah (Ubaid bin Umair)

Kebodohan-kebodohan itu terjadi karena tiadanya cinta dalam hati. Seperti halnya

bara, jika tidak dinyalakan, hanya akan mengepulkan asap. Hanya dengan ditiup,

maka bara itu akan menyembulkan api. Demikian pula dengan cinta (Inayat Khan)

Akal pada manusia sembilan juz pada laki-laki dan satu pada wanita. Syahwat satu

juz pada laki-laki, sembilan juz pada wanita. Laki-laki menjual cinta untuk

mendapatkan seks, sedangkan wanita menjual seks untuk mendapatkan cinta. (Hasan

Albashri)

Tidak ada obat yang lebih mujarab bagi orang-orang yang saling mencintai kecuali

menikah (HR Thawus)

Posted by Mahendradata -G- on 01 January 2007 at 12:47 AM in KATA-KATA BIJAK

KEHIDUPAN

Jadilah kepala di badan semut sekalipun daripada jadi ekor di badan gajah.

Kehormatan adalah ibarat sebuah pulau yang sangat curam tanpa tebing, sekali

jatuh dari pulau itu tidaklah dapat orang memanjatnya kembali.

Layang-layang naik karena menantang angin.

Untuk jadi jutawan, yang sulit adalah satu juta yang pertama.

Barang siapa yang tidak pernah merasa puas terhadap dunia, maka tidak memberi

manfaat dunia baginya (Abu Darda’)

Dunia ini sebenarnya untuk memenuhi kebutuhan seluruh umat manusia, tetapi tidak

pernah cukup untuk memuaskan keserakahan seorang anak Adam saja (Mohammad Ali

Jinnah)

Kebatilan tidak akan menjadi kebenaran karena perjalanan waktu (Muhammad Abduh)

Janganlah menunda-nunda sesuatu sebab maut akan datang dengan tiba-tiba

(Muhammad Al Ghazali)

Perjalanan bermil-mil jauhnya dimulai dari selangkah (Kahlil Gibran)

Bilamana usaha itu hanya untuk perut, maka harga hidupnya hanya sekedar yang

keluar dari perut. (S. Ali)

Kehidupan laksana air, jika ia mengalir arusnya bertambah jernih, jika berhenti

baunya menjadi busuk. (Imam Syafe’i)

Kesempatan itu datangnya seperti awan berlalu, oleh karena itu pergunakanlah

selagi ia tampak di hadapanmu. (Ali bin Abi Thalib)

Posted by Mahendradata -G- on 01 January 2007 at 12:42 AM in KATA-KATA BIJAK

SOSIAL

Hati-hatilah terhadap seseorang yang memuji secara berlebihan, karena orang

tersebut juga akan mencela tanpa batas.

Maaf akan menjadi sempurna jika suatu kesalahan tidak diingat-ingat lagi.

Hati-hatilah mengeluarkan perkataan, sebab perkataan salah tidak bisa dicoret

seperti tulisan. (Imam Hanafi)

Tiga hal yang berasal dari perbendaharaan kebaikan ; menyembunyikan sedekah,

menyembunyikan musibah dan menyembunyikan keluh kesah (Rasulullah)

Untuk mempertahankan teman diperlukan tiga hal : menghormatinya saat hadir,

memujinya saat tidak hadir, dan menolongnya saat ia memerlukan.

Berpikir dan belajarlah melihat kenyataan, bahwa setiap orang yang kita jumpai

melebihi kita dalam beberapa hal. (Emerson)

Setiap manusia seharusnya merasakan sakit di wajahnya ketika ada orang lain yang

mukanya ditampar. (Jose Marti)

Orang yang menyediakan banyak harta untuk anaknya tetapi lupa memperbaiki budi

mereka sama saja dengan orang yang memberi cukup makanan kepada kudanya tetapi

tidak pernah melatih agar berguna. (Socrates)

Hanya dengan mata orang lainlah kita dapat melihat kekurangan-kekurangan kita.

(Ovid)

Posted by Mahendradata -G- on 01 January 2007 at 12:37 AM in KATA-KATA BIJAK

OPTIMISME & PERJUANGAN

Setiap revolusi punya dua segi : darah dan pesan. (Ali Syariati)

Siapa yang menggerakkan revolusi setengah jalan, hanya menggali liang kuburnya

sendiri. (Grafiti pada Mei 1968)

Sebuah aksi massa tanpa teori adalah sebuah aksi massa tanpa jiwa, tanpa niat,

padahal niat inilah yang menjadi pendorong bagi aksi tersebut. (Kautsky)

Saya tidak dapat mengubah dunia, tetapi saya dapat mengubah dunia di dalam diri

saya. (Bono U2)

Kau tak perlu pintar musik, yang penting kau punya sesuatu untuk dikatakan. (The

Ramones & Sex Pistols)

Dua hal untuk membuat revolusi ; massa yang tidak puas dan suatu elit yang

berkepala batu. (Chalmers Johnson)

Bertahan hidup harus bisa bersikap lembut, walau hati panas bahkan terbakar

sekalipun. Keluh kesah ini mungkin berguna, jadikan teman sejati di medan juang.

Bisa jadi kita bosan, tapi kenyataan badai datang tak bosan-bosan. Waspadalah

kawan, perjuangan masih panjang. (Iwan Fals)

Cotigo ergo sum (aku berpikir maka aku ada) (Descartes)

Dalam diri orang yang tertindas, ada penindas (Paulo Freire)

Pemberani itu mati hanya sekali, tetapi penakut itu mati seribu kali. (pepatah

Arab)

Jangan biarkan aku berdoa untuk berlindung dari bahaya tetapi untuk menjadi

berani menghadapinya. Jangan biarkan aku meminta kesembuhan luka namun hati

untuk menaklukannya. (Rabidranath Tagore)

Pahlawan sejati adalah orang yang dapat memanfaatkan setiap momentum

kepahlawanan. (Anis Matta)

Jangan menyalahkan keadaan, tapi buatlah keadaan.

Jangan lupa bahwa Amerika Serikat merupakan hasil dari kegagalan total. Karena

Columbus sebenarnya ingin mencari jalan ke Asia. (Eugenio Barba)

Kenyataan hari ini adalah mimpi kemarin, dan mimpi hari ini adalah kenyataan

esok hari. (Hasan al Banna)

Raih kesuksesan dengan menggunakan semua otak, baik otak sendiri maupun meminjam

otak orang lain. (BS Wibowo)

Sesungguhnya keberanian tidak akan mempercepat ajal, karena ajal sudah

ditentukan. Sesungguhnya sikap pengecut tidak akan memperlambat, karena ajal

sudah ditentukan. (Sayyid Quthub)

Posted by Mahendradata -G- on 01 January 2007 at 12:32 AM in KATA-KATA BIJAK

OPTIMISME & PERJUANGAN

Jika gagal tujuh kali, bangkitlah untuk yang kedelapan kali.

Pertahanan yang paling baik adalah menyerang.(Napoleon)

Kehidupan kelak bukan suatu kehidupan yang akan datang, kehidupan itu sudah

mulai sekarang. (Abbe Pierre)

Kemauan untuk sembuh adalah sebagian dari usaha penyembuhan. (Seneca)

Kuasailah pikiranmu maka kamu akan sanggup melakukan apa saja dengan pikiranmu.

(Plato)

Sukses adalah satu persen bakat dan sembilan puluh sembilan persen kerja keras.

(Thomas Alva Edison)

Sukses dan kesulitan sering bertemu tetapi yakinlah sukses bergerak ke depan,

sedang kesulitan bergerak ke belakang. (Thomas Hardy)

Janganlah mengandalkan kekuatan yang hanya ada dalam anggapan saja. Dan jangan

pula mengharapkan terlalu banyak pada kemujuran.

Kebanggaan kita yang terbesar adalah bukan tidak pernah gagal, tetapi bangkit

kembali setiap kali jatuh. (Confusius)

Adalah kemasyhuran kita tak terletak pada kenyataan, bahwa kita tidak pernah

jatuh akan tetapi bahwa kita bangkit lagi setelah jatuh. (Kong Fu Tse)

Ketahuilah bahwa bentuk lahir akan sirna, tapi dunia nyata tetap ada selamanya.

Berapa lama kau akan hanyut dalam bentuk kendi? Tinggalkanlah kendi itu ;

Carilah airnya! (Jalalu’ddin Rumi)

Posted by Mahendradata -G- on 20 December 2006 at 01:18 AM in KATA-KATA BIJAK

SOSIAL

Apabila anda benar, tidak seorangpun yang mengingatnya, apabila anda salah tidak

ada seorangpun yang melupakannya.

Berjanji hendaklah lambat-lambat, menepatinya hendaklah dengan cepat. Membuat

sesuatu putusan rapat pelan-pelan tetapi melaksanakan putusan itu hendaklah

dengan segera.

Cintailah musuh-musuh anda sebab dia yang akan menunjukkan kesalahan-kesalahan

anda. Yang dikatakan kawan bukanlah orang yang memuji-muji kita, tetapi ialah

yang dapat menunjukkan kesalahan kita.

Kalau seorang bersalah janganlah anda pandang seperti yang diperbuatnya sengaja,

hanya pandanglah karena kurang tahunya.

Meskipun puji tidak menyenangkan tetapi manusia selalu menyukainya, kendatipun

celaan tidak merugikan tetapi selalu orang membencinya.

Prinsipnya semua orang adalah teman, hanya belum kenal saja.

Daripada menghukum, lebih baik memahami mereka.

Bila di dalam perahu terdapat 9 orang gila, 1 orang waras, maka yang 9 itulah

yang gila dan yang 1 itulah yang waras.

Membenci dan memikirkan selalu musuh anda, berarti anda kalah.

Luka di tangan dapat diobati, luka di hati siapa tahu.

Lebih baik menghadapi orang yang marah daripada menghadapi orang lapar.

Posted by Mahendradata -G- on 20 December 2006 at 01:12 AM in KATA-KATA BIJAK

KETENANGAN

Adakah anda tahu bahwa hidup yang berguna ialah hidup yang ketika petang ada

menyediakan suluh karena malam hari akan tiba.

Apabila kita belum pernah merasakan kesusahan, kita tidak mungkin akan dapat

merasakan kemenangan.

Apabila anda ketawa tentu dunia akan turut ketawa dan apabila anda menangis

sendirian saja, hanya alam yang akan mentertawakan.

Di dalam kegagalan dan kesusahan itu tersembunyi pengalaman, rahasia hidup dan

nasehat-nasehat kebijaksanaan yang berharga. Orang banyak percobaannya maka

ilmunya akan bertambah-tambah.

Jangan bersedih hati bila orang lain tidak mengenalmu, tetapi berusaha agar kamu

pantas dikenal.

Ketika kamu menyanyikan keindahan, meskipun di tengah gurun akan ada yang

mendengarkan (Kahlil Gibran)

Hal-hal yang tidak mungkin seringkali hanya karena belum pernah dicoba. ( Jim

Goodwin)

Jangan bimbang menghadapi segala penderitaan, karena makin dekat tercapainya

cita-cita, makin banyak penderitaan yang kita alami. (Plato)

Bersikap baiklah dengan orang yang anda jumpai dalam perjalanan menuju puncak,

karena anda akan bertemu mereka lagi dalam perjalanan turun nanti.

Jadilah manusia, yang pada kelahiranmu, semua orang tertawa riang, tetapi hanya

kamu sendiri yang menangis, dan pada kematianmu semua orang menangis, tetapi

hanya kamu sendiri yang tertawa (Mahatma Gandhi)

Posted by Mahendradata -G- on 16 December 2006 at 01:07 AM in KATA-KATA BIJAK

SPIRITUAL

Ada orang hidup sesudah mati dan ada pula orang mati yang masih hidup.

Ada orang terlampau cinta kepada harta, sedangkan harta itu tidak ditinggalkan.

Takut akan mati padahal mati itu mesti datang.

Adalah orang beriman itu tidak harap dapat untung, tidak cemas merugi, tidak

terlampau gembira maksud sampai, tidak kecewa usaha kandas, tidak gembira

dipuji, tidak berkecil hati dicela, tidak tertipu dapat nikmat dan tidak

bersedih benar ditimpa kemalangan.

Akal itu menteri yang menasehati, hati itu ialah raja yang menentukan harta itu

satu tamu yang akan berangkat, kesenangan itu satu masa yang akan ditinggalkan.

Alam ini mulanya tidak ada kemudian ada dan kemudian lenyap kembali. Harta dan

jiwa tidak diberikan sebagai milik yang tetap tetapi sebagai pinjaman. Barang

sesuatu ada permulaan, ada perubahan dan ada akhirnya.

Apabila orang disakiti atau dipergunjingkan, pahala kita pindah kepadanya. Dan

apabila pahala kita telah habis, malah dosanya akan pindah kepada kita.

Ada orang mengejar harta, sedang lubang kubur telah menganga menantinya.

Dunia ini penuh dengan beraneka kesusahan, orang takwa tidak akan susah

sebagaimana ikan tidak asin yang tinggal di air laut yang sangat asin.

Tuhan telah menciptakan begitu banyak pintu kebenaran yang terbuka bagi setiap

orang yang mengetuknya dengan jari-jemari iman (Kahlil Gibran)

Iman seseorang tidak akan lurus sebelum hatinya lurus dan hatinya tidak akan

lurus sebelum lidahnya lurus (HR Ahmad bin Hambal)

Allah merentangkan tangan-Nya di waktu malam untuk memberi tobat kepada para

pelaku kejahatan di siang hari dan Allah merentangkan tangan-Nya di waktu siang

untuk memberi tobat kepada para pelaku kejahatan di malam hari (Rasulullah)

Segala yang kulihat mengajarkan kepadaku untuk percaya kepada Pencipta yang

tidak pernah kulihat. (Emerson)

Hanya dua hal yang menyebabkan seseorang segan melakukan perbuatan tercela,

yaitu agama dan rasa harga diri. (Napoleon Bonaparte)

Apabila anda telah menyelesaikan apa yang berhasil anda kerjakan, maka

berbaringlah dan tidurlah, Tuhan akan tetap berjaga. (Victor Hugo)

Jika Tuhan mendidik manusia, Ia mengirimnya ke sekolah kesukaran. (O.S. Marden)

Anda memikirkan orang lain, tetapi Tuhan memikirkan anda. (Tolstoy)

Iman ialah mempercayai sesuatu yang tidak kita lihat, sedangkan hadiah iman itu

adalah melihat yang kita percayai. (St. Augustine)

Ilmu pengetahuan tanpa agama lumpuh. Agama tanpa ilmu pengetahuan buta. (Albert

Einstein)

Dengan memikirkan saat-saat ketika sakit, ambisi duniawi sesorang akan dapat

diredam ; dengan berpikir tentang kematian, iman seseorang akan dewasa.

Ketika Tuhan berkehendak untuk memberikan bencana pada seseorang, Dia

pertama-tama akan memberikan orang itu sedikit keberuntungan untuk menyenangkan

hatinya. Kemudian akan dilihat apakah orang itu dapat menerimanya dengan sikap

yang patut.

Cinta kepada Tuhan terbukti dari cinta manusia terhadap sesama (Theresa)

Dirimu adalah bayanganmu sendiri yang akan segera sirna dalam pancaran matahari!

Sampai kapankah kau akan mematap bayanganmu sendiri? Segeralah kau tatap

cahaya-Nya! (Jalalu’ddin Rumi)

Mengapa hati begitu terasing dalam dua dunia? Itu disebabkan Tuhan yang tanpa

ruang kita lemparkan menjadi terbatasi ruang. (Jalalu’ddin Rumi)

Surga dikelilingi oleh segala yang tak kita sukai ; api neraka dikelilingi oleh

yang kita senangi. (Jalalu’ddin Rumi)

Cahaya yang bersinar di mata adalah benar-benar cahaya hati. Cahaya yang mengisi

hati adalah cahaya Tuhan, yang murni dan terpisah dari cahaya akal dan perasaan.

(Jalalu’ddin Rumi)

Sesungguhnya sesuatu tidak mungkin keluar dari bukan sesuatu. Kesimpulan tidak

mungkin lebih besar daripada pendahuluan. Akibat tidak mungkin lebih besar

daripada sebab. (Descartes)

Saya tidak menciptakan diri saya sendiri. Oleh karena itu, sudah semestinya ada

yang menciptakan diriku. (Descartes)

Hanya ada dua golongan manusia yang masing-masing boleh kita namakan sebagai

orang-orang yang berakal, yaitu mereka yang mengabdikan diri kepada Allah dengan

sungguh-sungguh karena mereka mengenal-Nya, dan mereka yang bersungguh-sungguh

mencari-Nya, karena mereka tidak mengetahui-Nya. (Pascal)

Mungkin sekali bagi saya untuk tidak ada seandainya ibu saya telah meninggal

dunia sebelum saya dilahirkan hidup. Oleh karena itu, saya bukanlah suatu

eksistensi yang mutlak (wajib). Jadi, harus ada eksistensi mutlak yang menjadi

sandaran eksistensi saya, yaitu Tuhan. (Pascal)

Adapun seandainya seluruh dunia ini tercipta tanpa suatu rancangan apapun, tidak

bertujuan, dan tanpa perhitungan, maka bagi saya tidak ada alasan untuk menaati

berbagai aturan serta tidak harus patuh pada berbagai ikatan dan larangan.

(Muhsin Qiraati)

Apabila terdapat lukisan seekor burung merak atau ayam jantan, kita bisa

memastikan bahwa semua itu ada yang menggambar atau melukisnya. (Muhsin Qiraati)

Akal manusia akan mengatakan bahwa setiap sesuatu yang eksis harus ada yang

menciptakan. Di mana dan kapan saja kita menyaksikan adanya keteraturan dan

kerapian, kita pasti akan mengetahui bahwa untuk itu terdapat sesuatu yang

mengatur serta merapikan. (Muhsin Qiraati)

Sains tanpa keimanan berjalan pincang dan keimanan tanpa sains bagaikan orang

buta yang meraba-raba di kegelapan.

Berdoalah sambil berusaha agar hidup jadi tak sia-sia. (Iwan Fals)

Barang siapa yang telah kenal dirinya maka dia telah mengenal Tuhannya.

Tuhan ada di luar segala sesuatu, namun tidak bisa dipisahkan dari padanya. Dia

ada di dalam segala sesuatu, tetapi tidak identik dengannya. (Ali bin Abi

Thalib)

Tuhan kadang menginginkan kita untuk mendekati-NYa dengan penyesalan, bukan

hanya semata keinginan. Kalau kita mendekati-Nya hanya karena keinginan, apa

bedanya dengan keinginan kita mendekati nasi untuk makan.

Untuk membuktikan adanya Tuhan, sama mudahnya dengan membuktikan tidak adanya

Tuhan. (Bertrand Russel)

Bagaimana bisa engkau berhubungan dengan Tuhan kalau berhubungan dengan orang

yang telah mati saja tidak bisa.

Bukan apa yang kita butuhkan, tapi mengapa kita membutuhkannya. Bukan apa yang

kita cintai, tapi mengapa kita mencintainya. Bukan apa yang kita sembah, tapi

mengapa kita menyembahnya. (Juwandi Ahmad)

Kenalilah Allah saat suka, maka Dia akan mengenalmu saat susah. (Muhammad SAW)

Posted by Mahendradata -G- on 16 December 2006 at 12:59 AM in KATA-KATA BIJAK

KEHIDUPAN

Adalah yang terpenting di dunia ini bukanlah mengumpulkan keuntungan-keuntungan

tetapi juga apakah anda bisa menarik keuntungan dan kerugian yang anda derita.

Anda nanti tidak berapa menyesal tidak mempunyai uang, tetapi anda menyesal

sekali karena tidak mempunyai pengetahuan.

Bukanlah cara berpikir manusia yang menjelaskan cara hidupnya, tetapi cara

hidupnya lah yang menentukan caranya berpikir.

Bahagia ialah ikhlas menerima kejadian yang terburuk.

Dari satu kesusahan kalau anda tidak sabar, jatuh lagi pada tiga lain kesusahan,

dalam kesusahan jangan lupa pengharapan dan dalam kesenangan jangan lupa tujuan.

Hidup yang berharga adalah hidup yang dapat menjadi sebab hidupnya orang lain.

Ingin mutiara salami laut dan ingin bahagia tempuhlah penderitaan.

Ilmu itu apabila kita miskin ia menjadi harta dan apabila kaya ia akan menjadi

perhiasan.

Kalau takut disembur pasang jangan berumah di tepi pantai. Kalau takut melalui

kesulitan jangan melalui dunia ini. Kalau berani hidup mesti berani mati, kalau

takut mati jangan hidup karena hidup mesti mati.

Orang yang tidak memperhatikan masa yang silam, dia akan disengsarakan oleh masa

yang akan datang.

Bila telah sampai di puncak hanya ada satu jalan, yaitu menurun.

Kalau kail panjang sejengkal, jangan lautan hendak diduga.

Jangan menghitung anak ayam yang belum menetas.

Keinginan selalu merupakan keharusan atau kelaparan yang sangat terasa dan

mengganggu manusia.

Tidak ada bunga mawar yang tidak berduri.

Posted by Mahendradata -G- on 13 December 2006 at 05:05 PM in KATA-KATA BIJAK

CINTA

Cinta berkaitan dengan aspek terdalam pada diri manusia, karena itu akal kita

tidak akan pernah mampu memahami hakikatnya. Dengan kata lain, cinta hanya untuk

dirasakan, bukan dipikirkan.

Cinta bukanlah karena kecantikan dan keelokan tapi karena sesuatu yang

menyatukan hati dan jiwa.

Obat untuk penyakit yang diderita oleh para pencinta adalah dengan menyatunya

dua jiwa dan dua tubuh.

Cinta laksana kaki-kaki yang berjalan menuju pantai harapan, cinta laksana

tangan-tangan yang merajut sebuah permadani kasih sayang, cinta laksana sebuah

hati, yang sangat berharap untuk melihat dunia dalam tatanan yang penuh

perdamaian.

Kalau laki-laki melihat wanita adalah melihat biasa saja, tetapi wanita melihat

laki-laki dengan harapan agar dilihat kembali.

Laki-laki merindukan cinta pertama, wanita menghargai cinta penghabisan.

Cinta tidak dapat dibeli kecuali dengan cinta pula.

Obat yang mujarab untuk orang patah hati adalah mencintai orang yang patah hati

pula.

Wanita cantik baik untuk menghias pesta, wanita sederhana untuk menghias rumah

tangga.

Bagi lelaki menerima sama dengan memberi, bagi wanita menerima sama dengan

mendapat.

Betapapun bijaksananya dia, tetapi menjadi tolol dikala bercinta.

Bila anda bertemu dengan seseorang yang berlagak pura-pura tidak tahu soal

cinta, anda harus hati-hati karena justru orang itulah yang telah banyak makan

asam garam dan liku-liku cinta serta banyak pengalamannya.

Cinta yang datang terlambat selalu diiringi kebahagiaan yang besar.

Cinta yang membuat pertemuan dan cinta pula yang membuat perpisahan.

Berikanlah senyummu kepada setiap orang, tetapi berikanlah cintamu kepada satu

orang.

Cinta yang paling indah adalah cinta pertama.

Sulit membedakan cinta pertama dan cinta kedua.

Cinta tak dapat dipikat seperti burung, tetapi dia datang sendiri karena punya

perasaan yang sama.

Cinta dapat menembus dinding baja yang tebal.

Cinta sejati tidak memandang harta ataupun uang.

Banyak yang dapat dibuat dengan uang, tetapi cinta dapat berbuat lebih banyak.

Cinta yang dimulai dengan api semangat membakar, seringkali berakhir dengan

dingin dan beku.

Cinta itu suatu hal yang aneh, jika manusia menggenggamnya lebih kuat ia akan

mati, tetapi bila manusia menggenggamnya terlalu longgar maka ia akan lari.

Posted by Mahendradata -G- on 11 December 2006 at 12:58 AM in KATA-KATA BIJAK

OPTIMISME DAN PERJUANGAN

Air yang terus-menerus menitik itu dapat menembus batu walaupun bagaimana

kerasnya. Dengan keyakinan besi yang besar dapat diasah menjadi jarum.

Apa yang dicari seorang pesimis dengan tidak berhasil, didapati oleh seorang

optimis dengan tidak usah dicarinya.

Cita-cita menghendaki perjuangan, perjuangan menghendaki perngorbanan dan

pengorbanan menghendaki ketabahan hati.

Jatuh dalam perjuangan tidak hina, yang hina tidak kembali setelah jatuh.

Jangan anda mau digenggam kesulitan, tetapi letakkanlah kesulitan itu dalam

genggaman anda.

Mengejar kuda pakai kuda.

Masalahnya bukan terletak pada berani jatuh, tetapi adalah berani bangun setelah jatuh.

Kesempatan itu seperti jambul di kepala, apabila terlambat meraihnya loloslah dia

Keberuntungan terjadi bila persiapan bertemu dengan kesempatan.

Cintailah perjuangan, karena perjuangan mendekatkan kita kepada tercapainya

cita-cita (Soedirman)

Untuk perjuangan serahkan jiwa ragamu secara mutlak, karena Tuhan membenci sifat

setengah-setengah (Cipto Mangunkusumo)

Irama suatu revolusi adalah menjebol dan membangun (Soekarno)

Dasar hidup kita, jangan hidup sebagai kiamang menjulang ke atas tidak ada

kekuatan ke bawah. (Hatta)

Posted by Mahendradata -G- on 09 December 2006 at 02:09 AM in KATA-KATA BIJAK

Komentar Dinonaktifkan pada KATA-KATA BIJAK Posted in Folder Q

KITAP KUNING

1.(adab mar’ah) 2.(adzkar anawawiy) 3.(hidayatul aulya) 4.(adzkarun nawawiy) 5.(subulul huda) 6.(akhbari khidr ibnu hadjar) 7.akhlaq da’iyah 8.(akhbaril mahdi suyuthi) 9.(alfya ibnu malik) 10.(akhlaqun nabi) 11.(bahs fis shyam) 12.(al qowaidul fiqhiyah) 13.(mu’jam al jim) 14.(al wala’ al baro’) 15.(mu’jam kowaidul lughoh) 16.(al qomos al muhitd) 17.(nailul author) 18.(al ansab samani) 19.(qishosul ambya’) 20.(alhawifit thibb arrazi) 21.(nasehat memperbaiki keluarga) 22.(adab dunyawadin mawardi) 23.(adbul fatawa) 24.(abdurr filmaghozali) 25.(al hikham) 26.(allhtifat nawawiy) 27.(allman ibnu manda) 28.(al karam al juud) 29.(amal almraah fil mizan) 30.(amal yaum wallailah) 31.(anwarul kasyifah) 32.(anwarul sathiat) 33.(akidah abiali) 34.(arbaun fil mahdi) 35.(ashnaful maghrurin) 36.(asrorus solah) 37.(badrul munir) 38.(baduat tarikh) 39.(bashihatul muluk) 40.(bukhola aljahid) 41.(bustanul arifin) 42.(daqoioul minhaj) 43.(diwan imam syafi’i) 44.(diwan ibnu mubarok) 45.(do’a kumail jerjemah) 46.(durroh mudhiah) 47.(durrul mashun) 48.(fadhoilus shohabah) 49.(fadhoil saad bin abi waqqash) 50.(fadhoil umar) 51. (font arabik) 52.(gerakan islam di indonesia) 53.(ghayatul wusul) 54.(haqiqotul aulyah) 55.(bayatul ambiyabadawafatihin) 56.(hayatus sohabah) 57.(hudas sari mukodimah fathul barih) 58.(huquqil mustofa) 59. 60. 61. 62. 63. 64. 65. 67. 68. 69. 70. 71. 72. 73. 74. 75. 76. 77. 78. 79. 80. 81. 82. 83. 84. 85. 86. 87. 88. 89. 90. 91. 92. 93. 94. 95. 96. 97. 98. 99. 100. 101. 102. 103. 104. 105. 106. 107. 108. 109. 110. 111. 112. 113. 114. 115. 116. 117. 118. 119. 120. 121. 122. 123. 124. 125. 126. 127. 128. 129. 130. 131. 132. 133. 134. 135. 136. 137. 138. 139. 130. .140. 141. 142. 143. 144. 145. 146. 147. 148. 149. 150. 151. 152. 153. 154. 155. 156. 157. 158. 159. 160. 161. 162. 163. 164. 165. 166. 167. 168. 169. 170. 171 172. 173. 174. 175. 176. 177. 178. 179. 180. 181. 182. 183. 184. 185. 186. 187. 188. 189. 200.(fathul bari 2)

ARTI CINTA

ARTI CINTA

Cinta bisa jadi merupakan kata yang paling banyak dibicarakan manusia. Setiap orang memiliki rasa cinta yang bisa diaplikasikan pada banyak hal. Wanita, harta, anak, kendaraan, rumah dan berbagai kenikmatan dunia lainnya merupakan sasaran utama cinta dari kebanyakan manusia. Cinta yang paling tinggi dan mulia adalah cinta seorang hamba kepada Rabb-nya.

Kita sering mendengar kata yang terdiri dari lima huruf: CINTA. Setiap orang bahkan telah merasakannya, namun sulit untuk mendefinisikannya. Terlebih untuk mengetahui hakikatnya. Berdasarkan hal itu, seseorang dengan gampang bisa keluar dari jeratan hukum syariat ketika bendera cinta diangkat. Seorang pezina dengan gampang tanpa diiringi rasa malu mengatakan, ? Kami sama-sama cinta, suka sama suka.? Karena alasan cinta, seorang bapak membiarkan anak-anaknya bergelimang dalam dosa. Dengan alasan cinta pula, seorang suami melepas istrinya hidup bebas tanpa ada ikatan dan tanpa rasa cemburu sedikitpun.

Apakah sesungguhnya arti mencinta? Cukupkah dengan berjalan bersama dan menghabiskan waktu berdua ataukah cinta memiliki arti yang berbeda dan demikian luasnya…Berpuluh-puluh buku dan buah pikiran berusaha mendefinisikan arti cinta yang sesungguhnya tapi mengapa tak semua definisi itu mampu mengejawantahkan arti cinta yang sesungguhnya.. Mungkin cinta memang tak ingin terdefinisikan, dia hanya ingin dirasakan dandiagungkan oleh umat manusia…Tanpa ada syarat tertentu..Tanpa ada pembatasan tertentu… Tanpa ada kecemasan tertentu….Karena begitulah cinta seharusnya

Arti cinta menurut ahli tasawuf

Cibta adalah ruang dan waktu yang datangnya tiba-tiba dan kemudian hilang lenyap begitu saja laksana di telan bumi

Arti cinta Menurut ahli kitab

Cinta adalah kata-kata indah yang apabia tidak di dasari denagn ilmu alat serta sastranya akan mengalami terputusnya sebuah makna yang tersimpan di dalamnya

Arti cinta Menurut ahli Matenatika

Cinta adalah suatu situasi yang mana 1+1 bisa sama dengan 3,4,5, dan seterusnya tak melihat suatu  nilai

Articinta Menurut ahli fisika

Cinta adalah gaya tarik-menarik antara dua manusia yang saling mencintai yang besarnya berbanding lurus dengan berat badan masing-masing dan berbanding dengan kodrat jarak rumah mereka yang

memiliki sudut pandang yang sama

Arti cinta Menurut ahli kimia

Cinta adalah suatu hal yang terbentuk dari dua unsur yang mana keduanya saling bersinggungan yaitu  (“p” pandangan “s” senyuman “r” rayuan “c”ciuman “k” kasih sayang ) jika semua itu bersatu maka akan tinbul sebuah energi yang keluar dari kedua manusia yang saling mencinta

Arti cinta menurut ahli geografi

Cinta adalah penyebab ledakan yang sangat dasat di bandingkan ledakan apapu yang ada di dunia ini

Arti cinta menurut ahli olaraga

Cinta adalah sebuah gaya olahraga yang harus di awali dengan warming up agar tidak mudah tergilir terus-menerus

Hakikat Cinta

Cinta adalah sebuah amalan hati yang akan terwujud dalam (amalan) lahiriah. Apabila cinta tersebut sesuai dengan apa yang diridhai Allah, maka ia akan menjadi ibadah. Dan sebaliknya, jika tidak sesuai dengan ridha-Nya maka akan menjadi perbuatan maksiat. Berarti jelas bahwa cinta adalah ibadah hati yang bila keliru menempatkannya akan menjatuhkan kita ke dalam sesuatu yang dimurkai Allah yaitu kesyirikan.

Arti Hati Q

Hati adalah sebuah perasaan/keyakinan yang selalu mengingatkan kita dikalau kita melakukan kesalahan tapi sekeras-kerasnya hati suatu saat pasti  akan luluh juga.

Puisi-Puisi Q

Bullet koyok peline bebek

Sumpek pikiran cupet

Duwek seret

Cewek macet

Kerjaan ruwet

Solat bhelelet

Konco dublek

Wes ora ono seng bener

Jancok

Jancok

Jancok kataku

Puas atiku

Legoh pekerku

Ok

Ok

Ok

Ha…

Ha…..

Ha………

Ngambang

Malam siang ku

Siang malam ku

Hidup terasa cepat

Bagai kapas tersapu angin

Tampa arah dan tujuan

Terasa ringan tak punya beban

Terkubur dalam cacian insane

Mengema tak bicara

Mengeluh pada yang kuasa

Pencarian

Berjalan di bumi

Berliku penuh duri

Cari jati diri

Kenyataan hidup ini

Menembus dimensi

Melihamu di hati

tak kan ku lepas

mesti terkubur bumi

kan ku jerat di hati

Pasrah

Malam aku telusuri

Siang aku jejaki

Tubuh keriput tak gaira lagi

Sisa-sisa kehidupan ini

Tak bisa aku jalani

Ku memang begini

Tak bisa begitu

Dan terus begini

Mati dan hidup

Pait-pait indah wanita

Begitu bayak bunga di dunia

Ada yang mati sebelum di tanam

Ada yang bersemi sebelum waktunya

Ada yang layu sebelum berkembang

Ada yang wangi tapi durinya

Ada yang mekar tapi cepat layu

Ada yang indah tapi harumnya tak slalu

Ada yang warna tapi ulatnya

…?…?…?…Tapi aku yakin ada satu untuku

Sendiri

Ku bingung tak tau kenapa

Ku sedih tak tau kenapa

Terasa berat semua

Ku tahan makin parah

Ku rasa makim pait

Terasa hampah semua

Biar……………biarkanlah diriku

Terserah manku

Ku minta kau diam

Cari

Ku hidup karna kau

Ku mati karma kau

Kaulah cinta hati

Di dalam kesunyian hati

Ada satu yang tak bisa ku ucap

Mungkin ini cahaya hidupku

Mati dalam kehitaman

Tampa arah dan tujuan

Diam

Seribu awan hitam

Seribu nafsu hitam

Terbungkam tak menggemah

Tak tahan hina

Tak mau hina

Tersesat menetes air mata darah

Mau kemana

Entah kemana

Tak tau

Harapan

Ku ukir kecil dalam hati

Sebuah harapan hati

Yang lama terkubur mati

Kini mulai bersemi dalam hati

Mesti tercabik hati

Ku tetap melangkah

Dan terus melangkah

Mencapai cahaya

Tuk hidup


Pesan dari

KH. SHOLEH BAHRUDIN

Ajine ilmu songko guru

Ajibe rogo songko busono

Ajine bongso songko budoyo

Ajine nenungso songko toto krono

Ojok seneng ngritik lek gurung gelem di kritik

Ojok seneng ngulang lek gurung gelem di ulang

Ojok seneng mimpin lek gurung gelem di pimpin

Ojok seneng merintah lek gurung gelem di perinta

Ojok seneng kepenak lek gurung gelem soro

Beno guru ora ole nganggu

Beno bojo ora oleh maido

Beno pendapat ora oleh njacat

Sekola yo sekola

Ngaji yo ngaji

Ora usa neko-neko

Ben selamat  YO REeeeeek ……….……..!!!!!!!!!!

Wes yo ora keno mamang poko’e yen nduweni elmu , kabeh iku bakal katut lan manut marang………………koe………………..Nak…………………!!!!!!!!!!

Keramatnya Bisa Menghidupkan dan Mematikan Orang

Keramatnya Bisa Menghidupkan dan Mematikan Orang

Syekh Muhammad Bahauddin An Naqsabandiy Ra. Adalah seorang Wali Qutub yang masyhur hidup pada tahun 717-791 H di desa Qoshrul ‘Arifan, Bukhara, Rusia. Beliau adalah pendiri Thoriqoh Naqsyabandiyah sebuah thoriqoh yang sangat terkenal dengan pengikut sampai jutaan jama’ah dan tersebar sampai ke Indonesia hingga saat ini.

Syekh Muhammmad Baba as Samasiy adalah guru pertama kali dari Syekh Muhammad Bahauddin Ra. yang telah mengetahui sebelumnya tentang akan lahirnya seseorang yang akan menjadi orang besar, yang mulia dan agung baik disisi Allah Swt. maupun dihadapan sesama manusia di desa Qoshrul Arifan yang tidak lain adalah Syekh Bahauddin.

Di dalam asuhan, didikan dan gemblengan dari Syekh Muhammad Baba inilah Syekh Muhammad Bahauddin mencapai keberhasilan di dalam mendekatkan diri kepada Allah Swt. sampai Syekh Muhammad Baba menganugerahinya sebuah “kopiah wasiat al Azizan” yang membuat cita-citanya untuk lebih dekat dan wusul kepada Allah Swt. semakin meningkat dan bertambah kuat. Hingga pada suatu saat, Syekh Muhammad Bahauddin Ra. melaksanakan sholat lail di Masjid. Dalam salah satu sujudnya hati beliau bergetar dengan getaran yang sangat menyejukkan sampai terasa hadir dihadapan Allah (tadhoru’). Saat itu beliau berdo’a, “Ya Allah berilah aku kekuatan untuk menerima bala’ dan cobaanya mahabbbah (cinta kepada Allah)”.

Setelah subuh, Syekh Muhammad Baba yang memang seorang waliyullah yang kasyaf (mengetahui yang ghoib dan yang akan terjadi) berkata kepada Syekh Bahauddin, “Sebaiknya kamu dalam berdo’a begini, “Ya Allah berilah aku apa saja yang Engkau ridloi”. Karena Allah tidak ridlo jika hamba-Nya terkena bala’ dan kalau memberi cobaan, maka juga memberi kekuatan dan memberikan kepahaman terhadap hikmahnya”. Sejak saat itu Syekh Bahauddin seringkali berdo’a sesuai dengan apa yang diperintahkan oleh Syekh Muhammad baba.

Untuk lebih berhasil dalam pendekatan diri kepada Sang Kholiq, Syekh Bahauddin seringkali berkholwat menyepikan hatinya dari keramaian dan kesibukan dunia. Ketika beliau berkholwat dengan beberapa sahabatnya, waktu itu ada keinginan yang cukup kuat dalam diri Syekh Bahauddin untuk bercakap-cakap. Saat itulah secara tiba-tiba ada suara yang tertuju pada beliau, “He, sekarang kamu sudah waktunya untuk berpaling dari sesuatu selain Aku (Allah)”. Setelah mendengar suara tersebut, hati Syekh Bahauddin langsung bergetar dengan kencangnya, tubuhnya menggigil, perasaannya tidak menentu hingga beliau berjalan kesana kemari seperti orang bingung. Setelah merasa cukup tenang, Syekh Bahauddin menyiram tubuhnya lalu wudlu dan mengerjakan sholat sunah dua rokaat. Dalam sholat inilah beliau merasakan kekhusukan yang luar biasa, seolah-olah beliau berkomunikasi langsung dengan Allah Swt.

Saat Syekh Bahauddin mengalami jadzab1 yang pertama kali beliau mendengar suara, “Mengapa kamu menjalankan thoriq yang seperti itu ? “Biar tercapai tujuanku’, jawab Syekh Muhammad Bahauddin. Terdengar lagi suara, “Jika demikian maka semua perintah-Ku harus dijalankan. Syekh Muhammad Bahauddin berkata “Ya Allah, aku akan melaksanakan semampuku dan ternyata sampai 15 hari lamanya beliau masih merasa keberatan. Terus terdengar lagi suara, “Ya sudah, sekarang apa yang ingin kamu tuju ? Syekh Bahauddin menjawab, “Aku ingin thoriqoh yang setiap orang bisa menjalankan dan bisa mudah wushul ilallah”.

Hingga pada suatu malam saat berziarah di makam Syekh Muhammad Wasi’, beliau melihat lampunya kurang terang padahal minyaknya masih banyak dan sumbunya juga masih panjang. Tak lama kemudian ada isyarat untuk pindah berziarah ke makam Syekh Ahmad al Ahfar Buli, tetapi disini lampunya juga seperti tadi. Terus Syekh Bahauddin diajak oleh dua orang ke makam Syekh Muzdakhin, disini lampunya juga sama seperti tadi, sampai tak terasa hati Syekh Bahauddin berkata, “Isyarat apakah ini ?”

Kemudian Syekh Bahauddin, duduk menghadap kiblat sambil bertawajuh dan tanpa sadar beliau melihat pagar tembok terkuak secara perlahan-lahan, mulailah terlihat sebuah kursi yang cukup tinggi sedang diduduki oleh seseorang yang sangat berwibawa dimana wajahnya terpancar nur yang berkilau. Disamping kanan dan kirinya terdapat beberapa jamaah termasuk guru beliau yang telah wafat, Syekh Muhammad Baba.

Salah satu dari mereka berkata, “Orang mulia ini adalah Syekh Muhammad Abdul Kholiq al Ghojdawaniy dan yang lain adalah kholifahnya. Lalu ada yang menunjuk, ini Syekh Ahmad Shodiq, Syekh Auliya’ Kabir, ini Syekh Mahmud al Anjir dan ini Syekh Muhammad Baba yang ketika kamu hidup telah menjadi gurumu. Kemudian Syekh Muhammad Abdul Kholiq al Ghojdawaniy memberikan penjelasan mengenai hal-hal yang dialami Syekh Muhammad Bahauddin, “Sesunguhnya lampu yang kamu lihat tadi merupakan perlambang bahwa keadaanmu itu sebetulnya terlihat kuat untuk menerima thoriqoh ini, akan tetapi masih membutuhkan dan harus menambah kesungguhan sehingga betul-betul siap. Untuk itu kamu harus betul-betul menjalankan 3 perkara :

1. Istiqomah mengukuhkan syariat.

2. Beramar Ma’ruf Nahi mungkar.

3. Menetapi azimah (kesungguhan) dengan arti menjalankan agama dengan mantap tanpa memilih yang ringan-ringan apalagi yang    bid’ah dan berpedoman pada perilaku Rasulullah Saw. dan para sahabat Ra.

Kemudian untuk membuktikan kebenaran pertemuan kasyaf ini, besok pagi berangkatlah kamu untuk sowan ke Syekh Maulana Syamsudin al An-Yakutiy, di sana nanti haturkanlah kejadian pertemuan ini. Kemudian besoknya lagi, berangkatlah lagi ke Sayyid Amir Kilal di desa Nasaf dan bawalah kopiah wasiat al Azizan dan letakkanlah dihadapan beliau dan kamu tidak perlu berkata apa-apa, nanti beliau sudah tahu sendiri”.

Syekh Bahauddin setelah bertemu dengan Sayyid Amir Kilal segera meletakkan “kopiah wasiat al Azizan” pemberian dari gurunya. Saat melihat kopiah wasiat al Azizan, Sayyid Amir Kilal mengetahui bahwa orang yang ada didepannya adalah syekh Bahauddin yang telah diwasiatkan oleh Syekh Muhammad Baba sebelum wafat untuk meneruskan mendidiknya.

Syekh Bahauddiin di didik pertama kali oleh Sayyid Amir Kilal dengan kholwat selama sepuluh hari, selanjutnya dzikir nafi itsbat dengan sirri. Setelah semua dijalankan dengan kesungguhan dan berhasil, kemudian beliau disuruh memantapkannnya lagi dengan tambahan pelajaran beberapa ilmu seperti, ilmu syariat, hadist-hadist dan akhlaqnya Rasulullah Saw. dan para sahabat. Setelah semua perintah dari Syekh Abdul Kholiq di dalam alam kasyaf itu benar–benar dijalankan dengan kesungguhan oleh Syekh Bahauddin mulai jelas itu adalah hal yang nyata dan semua sukses bahkan beliau mengalami kemajuan yang sangat pesat.

Jadi toriqoh An Naqsyabandiy itu jalur ke atas dari Syekh Muhammad Abdul Kholiq al Ghojdawaniy ke atasnya lagi dari Syekh Yusuf al Hamadaniy seorang Wali Qutub masyhur sebelum Syekh Abdul Qodir al Jailaniy. Syekh Yusuf al Hamadaniy ini kalau berkata mati kepada seseorang maka mati seketika, berkata hidup ya langsung hidup kembali, lalu naiknya lagi melalui Syekh Abu Yazid al Busthomi naik sampai sahabat Abu Bakar Shiddiq Ra. Adapun dzikir sirri itu asalnya dari Syekh Muhammad Abdul Kholiq al ghojdawaniy yang mengaji tafsir di hadapan Syekh Sodruddin. Pada saat sampai ayat, “Berdo’alah kepada Tuhanmu dengan cara tadhorru’ dan menyamarkan diri”…

Lalu beliau berkata bagaimana haqiqatnya dzikir khofiy /dzikir sirri dan kaifiyahnya itu ? jawab sang guru : o, itu ilmu laduni dan insya Allah kamu akan diajari dzikir khofiy. Akhirnya yang memberi pelajaran langsung adalah nabi Khidhir as.

Pada suatu hari Syekh Muhammad Bahauddin Ra. bersama salah seorang sahabat karib yang bernama Muhammad Zahid pergi ke Padang pasir dengan membawa cangkul. Kemudian ada hal yang mengharuskannya untuk membuang cangkul tersebut. Lalu berbicara tentang ma’rifat sampai datang dalam pembicaraan tentang ubudiyah “Lha kalau sekarang pembicaraan kita sampai begini kan berarti sudah sampai derajat yang kalau mengatakan kepada teman, matilah, maka akan mati seketika”. Lalu tanpa sengaja Syekh Muhammad Bahauddin berkata kepada Muhammad Zahid, “matilah kamu!, Seketika itu Muhammad Zahid mati dari pagi sampai waktu dhuhur.

Melihat hal tersebut Syekh Muhammad Bahauddin Ra. menjadi kebingungan, apalagi melihat mayat temannya yang telah berubah terkena panasnya matahari. Tiba-tiba ada ilham “He, Muhammad, berkatalah ahyi (hiduplah kamu). Kemudian Syekh Muhammad Bahauddin Ra. berkata ahyi sebanyak 3 kali, saat itulah terlihat mayat Muhammad Zahid mulai bergerak sedikit demi sedikit hingga kembali seperti semula. Ini adalah pengalaman pertama kali Syekh Muhammad Bahauddin Ra. dan yang menunjukkan bahwa beliau adalah seorang Wali yang sangat mustajab do’anya.

Syekh Tajuddin salah satu santri Syekh Muhammad Bahauddin Ra berkata, “Ketika aku disuruh guruku, dari Qoshrul ‘Arifan menuju Bukhara yang jaraknya hanya satu pos aku jalankan dengan sangat cepat, karena aku berjalan sambil terbang di udara. Suatu ketika saat aku terbang ke Bukhara, dalam perjalanan terbang tersebut aku bertemu dengan guruku. Semenjak itu kekuatanku untuk terbang di cabut oleh Syekh Muhammad Bahauddin Ra, dan seketika itu aku tidak bisa terbang sampai saat ini”.

Berkata Afif ad Dikaroniy, “Pada suatu hari aku berziarah ke Syekh Muhammad Bahauddin Ra. Lalu ada orang yang menjelek-jelekkan beliau. Aku peringatkan, kamu jangan berkata jelek terhadap Syekh Muhammad Bahauddin Ra. dan jangan kurang tata kramanya kepada kekasih Allah. Dia tidak mau tunduk dengan peringatanku, lalu seketika itu ada serangga datang dan menyengat dia terus menerus. Dia meratap kesakitan lalu bertaubat, kemudian sembuh dengan seketika. Demikian kisah keramatnya Syekh Muhammad Bahauddin Ra. Rodiyallah ‘anhu wa a’aada a‘lainaa min barokaatihi wa anwaarihi wa asroorihii wa ‘uluumihii wa akhlaaqihi allahuma amiin.

Wudhu aktifkan titik-titik biologis….

Wudhu aktifkan titik-titik biologis….

Wudlu adalah ritual penyucian yang mengutamakan unsur kesehatan.
Bagian-bagian yang dibasuh merupakan titik-titik penting peremajaan
tubuh.
Di lain pihak juga merupakan pintu masuk bagi ribuan kuman, virus, dan
bakteri. Bagaimana wudlu menangkalnya?

Stimulasi Titik Biologis

Dalam sebuah artikel yang ditulis oleh Dr. Magomedov, asisten pada
lembaga General Hygiene and Ecology (Kesehatan Umum dan Ekologi) di
Daghestan State Medical Academy’ dijelaskan bagaimana wudlu dapat
menstimulasi/merangsang irama tubuh alami. Rangsangan ini muncul pada seluruh tubuh, khususnya pada area yang disebut Biological Active Spots (BASes) atau titik-titik aktif biologis. Menurut riset ini, BASes mirip dengan titik-titik refleksologi Cina.

Bedanya, terang Dr. Magomedov, untuk menguasai titik-titik refleksi Cina
dengan tuntas paling tidak dibutuhkan waktu 15-20 tahun. Bandingkan
dengan praktek wudlu yang sangat sederhana. Keutamaan lainnya,
refleksologi hanya berfungsi menyembuhkan sedangkan wudlu sangat efektif mencegah masuknya bibit penyakit.

Menurut peneliti yang juga menguasai ilmu refleksologi Cina ini, 61 dari
65 titik refleks Cina adalah bagian tubuh yang dibasuh air wudlu. Lima
lainnya terletak antara tumit dan lutut, di mana bagian ini juga,
merupakan area wudlu yang tidak diwajibkan.

Sistem metabolisme tubuh manusia terhubung dengan jutaan syaraf yang
ujungnya tersebar di sepanjang kulit. Guyuran air wudlu dalam konsep
pengobatan modern adalah hidromassage alias pijat dengan memanfaatkan air sebagai media penyembuhan.

Membasuh area wajah misalnya, pijatan air akan memberi efek positif pada usus, ginjal, dan sistem saraf maupun reproduksi. Membasuh kaki kiri berefek positif pada kelenjar pituitari, otak yang mengatur
fungsi-fungsi kelenjar endokrin (kelenjar yang bertugas mengatur
pengeluaran hormon dan mengendalikan pertumbuhan). Di telinga terdapat ratusan titik biologis yang akan menurunkan tekanan darah dan mengurangi sakit.

Dari sudut pandang pengobatan medis, Mokhtar Salem dalam bukunya
Prayers: a Sport for the Body and Soul (Shalat: Olahraga untuk jasmani
dan Rohani) menjelaskan bahwa wudlu bisa mencegah kanker kulit. Jenis
kanker ini lebih banyak disebabkan oleh bahan-bahan kimia yang setiap
hari menempel dan terserap oleh kulit. Cara paling efektif mengenyahkan
risiko ini adalah membersihkannya secara rutin. Berwudlu lima kali
sehari adalah antisipasi yang lebih dari cukup.

Menurut Salem, membasuh wajah meremajakan sel-sel kulit muka dan
membantu mencegah munculnya keriput. Selain kulit, wudlu juga
meremajakan selaput lendir yang menjadi gugus depan pertahanan tubuh.
Peremajaan menjadi penting karena salah satu tugas utama lendir ibarat
membawa contoh benda asing yang masuk kepada dua senjata pamungkas yang sudah dimiliki, manusia secara alami, yaitu limfosit T (sel T) dan limfosit B (sel B).

Keduanya bersiaga di jaringan limfoid dan sistem getah bening dan mampu menghancurkan penyusup yang berniat buruk terhadap tubuh. Bayangkan jika fungsi mereka terganggu. Sebaliknya, wudlu meningkatkan daya kerja mereka.

Pintu masuk lain yang tak kalah penting adalah lubang hidung. Dalam
wudlu disunatkan menghirup air dari hidung dan dikeluarkan lewat mulut.
Cara ini adalah penangkal efektif ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan
Akut), TBC, dan kanker n. asofaring secara dini.

Seorang muslim disarankan mengambil air wudlu tak hanya ketika akan
salat, tetapi juga di waktu yang lain. Misalnya saat hendak membaca
Alquran, setelah ziarah ke makam, setelah menyentuh jenazah, berangkat tidur atau akan azan.

Selain fungsi-fungsi fisiologis, wudlu juga efektif mengendalikan emosi.
Setiap kali merasa ingin marah, seorang muslim disarankan untuk
mengambil ambil air wudlu untuk mendinginkan dan menyejukkan hati. Apa pun yang telah diperintahkan oleh Allah tentu memberi banyak manfaat dan solusi tanpa meninggalkan resiko.

Waallahualam….

Pidato Bung Karno di Kongres GMNI

Lenyapkan Sterilitiet Dalam Gerakan Mahasiswa
PIDATO TERTULIS PYM PRESIDEN SUKARNO PADA KONFERENSI BESAR GMNI DI KALIURANG JOGJAKARTA, 17 FEBRUARI 1959.

Terlebih dahulu saya mengucapkan selamat dengan Konferensi Besar GMNI ini.
Dengan gembira saya membaca, bahwa asas tujuan GMNI adalah Marhaenisme. Apa sebab saya gembira?
Tidak lain dan tidak bukan, karena lebih dari 30 tahun yang lalu saya juga pernah memimpin suatu gerakan rakyat -suatu partai politik- yang asasnya pun adalah Marhaenisme.
Bagi saya asas Marhaenisme adalah suatu asas yang paling cocok untuk gerakan rakyat di Indonesia. Rumusannya adalah sebagai berikut: Marhaenisme adalah asas, yang menghendaki susunan masyarakat dan Negara yang didalam segala halnya menyelamatkan kaum Marhaen. Marhaenisme adalah cara perjuangan yang revolusioner sesuai dengan watak kaum Marhaen pada umumnya. Marhaenisme adalah dus asas dan cara perjuangan “tegelijk”, menuju kepada hilangnya kapitalisme, imprealisme dan kolonialisme. Secara positif, maka Marhaenisme saya namakan juga sosio-nasionalisme dan sosio-demokrasi; karena nasionalismenya kaum Marhaen adalah nasionalisme yang social bewust dan karena demokrasinya kaum Marhaen adalah demokrasi yang social bewust pula.
Dan siapakah yang saya namakan kaum Marhaen itu? Yang saya namakan Marhaen adalah setiap rakyat Indonesia yang melarat atau lebih tepat: yang telah dimelaratkan oleh setiap kapitalisme, imprealisme dan kolonialisme.
Kaum Marhaen ini terdiri dari tiga unsur: Pertama : Unsur kaum proletar Indonesia (buruh) Kedua : Unsur kaum tani melarat Indonesia, dan Ketiga : kaum melarat Indonesia yang lain-lain.
Dan siapakah yang saya maksud dengan kaum Marhaenis? Kaum Marhaenis adalah setiap pejuang dan setiap patriot Bangsa. Yang mengorganisir berjuta-juta kaum Marhaen itu, dan Yang bersama-sama dengan tenaga massa Marhaen itu hendak menumbangkan sistem kapitalisme, imprealisme, kolonialisme, dan Yang bersama-sama dengan massa Marhaen itu membanting tulang untuk membangun Negara dan masyarakat, yang kuat, bahagia sentosa, adil dan makmur.
Pokoknya ialah, bahwa Marhaenis adalah setiap orang yang menjalankan Marhaenisme seperti yang saya jelaskan di atas tadi. Camkan benar-benar: setiap kaum Marhaenis berjuang untuk kepentingan kaum Marhaen dan bersama-sama kaum Marhaen!
Apa sebab pengertian tentang Marhaenisme, Marhaen dan Marhaenis itu saya kemukakan kepada Konferensi Besar GMNI dewasa ini?
Karena saya tahu, bahwa dewasa ini ada banyak kesimpangsiuran tentang tafsir pengertian kata-kata Marhaenisme, Marhaen dan Marhaenis itu.
Saya harapkan mudah-mudahan kata sambutan saya ini saudara camkan dengan sungguh-sungguh, dan saudara praktikkan sebaik-baiknya, tidak hanya dalam lingkungan dunia kecil mahasiswa, tetapi juga di dunia besar daripada massa Marhaen.
Sebab tanpa massa Marhaen, maka gerakanmu akan menjadi steril! Karena itu:
Lenyapkan sterilitiet dalam Gerakan Mahasiswa! Nyalakan terus obor kesetiaan terhadap kaum Marhaen! Agar semangat Marhaenisme bernyala-nyala murni! Dan agar yang tidak murni terbakar mati!
Sekian dulu, dan sekali lagi saya ucapkan selamat kepada Konferensi Besar GMNI, dan mudah-mudahan berhasillah Konferensi Besar ini.
Jakarta, 17 Februari 1959
PRESIDEN/PANGLIMA TERTINGGI/ PEMIMPIN BESAR REVOLUSI
SUKARNO BAPAK MARHAENISME
sumber: http://marhaenis.org

MANIFESTO POLITIK GMNI

MANIFESTO POLITIK GMNI

Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) adalah sebuah organisasi yang bercita-cita memanifestasikan sosialisme yang bersumber dari ide-ide pemikiran Sukarno. Sosialisme tersebut dikenal dengan nama marhaenisme yang mempunyai tiga kerangka pemikiran yaitu : sosio nasionalisme, sosio demokrasi, dan Ketuhanan Yang Maha Esa.

Setelah hampir satu abad kelahiran marhaenisme, sejarah membuktikan bahwa marhaenisme ternyata  masih mampu menjadi satu ideologi yang survive, walaupun tiga dekade sempat diberangus rejim tiran militeristik. Oleh karena itu, sudah menjadi tanggung jawab GMNI sebagai salah satu kekuatan yang masih meyakini dan memegang teguh cita-cita marhaenisme, untuk kembali melanjutkan jalannya revolusi demi pemanifestasian nilai-nilai marhaenisme tersebut dalam sendi-sendi kehidupan rakyat.

Untuk itu pula, maka GMNI merasa perlu menegaskan dan menajamkan kembali pemikiran Sukarno dalam sebuah MANIFESTO yang akan menjadi paradigma baru dalam gerakan di tubuh GMNI. Penegasan-penegasan dan penajaman-penajaman tersebut antara lain :

1. Penajaman tentang “teori budi nurani”

Budi nurani adalah inti dasar pemikiran (term ad quo) Sukarno tentang marhaenisme. Pemikiran Sukarno ini didasarkan pada fakta sejarah bahwa kehidupan masyarakat yang adil, makmur, sejahtera, dan zonder exploitation de l’homme par l’homme adalah sebuah kehidupan ideal yang dicita-citakan seluruh rakyat Indonesia. Cita-cita kehidupan ideal itu pada dasarnya adalah inti dari hakekat hidup manusia karena bersumber dari budi nurani manusia.

Pijakan pemikiran Sukarno ini didasarkan pada filsafat idealisme, seperti teori idealisme absolut George Fredrich Hegel. Sebab untuk  menganalisa teori budi nurani ini, Sukarno memakai hal-hal yang bersifat irrasional (metafisik) dalam analisa berpikirnya, karena menyangkut hakekat, keyakinan dan kepercayaan manusia akan sesuatu hal yang tidak bisa dirasakan secara inderawiah (transenden).

Dengan pendekatan filsafat idealisme tersebut, tesis Ludwig Feurbach tentang “kritik agama” yang disempurnakan Karl Marx, secara otomatis menjadi gugur dalam pemikiran Sukarno. Sebab Sukarno ternyata lebih sepakat dengan pemikiran Hegel yang tetap percaya bahwa hakekat hidup manusia yang telah tertuang dalam nilai-nilai agama adalah murni dari roh semesta alam (bahasa Hegel menyebut Tuhan), jadi bukan semata-mata hasil rekayasa manusia sebagaimana pemikiran Feurbach. Apalagi Sukarno tidak pernah mengkritik nilai-nilai agama. Sebaliknya Sukarno justru mengharapkannya sebagai alat nation n’ caracter building. Yang dikritik Sukarno hanyalah budaya-budaya feodalisme yang dianggap telah mengotori dan membiaskan nilai-nilai agama. Oleh karena itu Sukarno selalu menyerukan agar dalam memanifestasikan agama, yang diambil adalah apinya, bukan abunya.

Dari beberapa pokok analisa di atas, terbukti bahwa stigma-stigma yang selama ini menganggap marhaenisme identik dengan atheisme adalah tidak benar, sebaliknya, marhaenisme adalah sebuah nilai yang sarat akan cinta kasih, persaudaraan, kekeluargaan, kegotong-royongan dan kemanusiaan sebagaimana yang tertuang dalam ajaran agama selama ini. Oleh karena itu pula, kenapa kemudian GMNI tidak pernah menolak jika sosialisme Indonesia is sosialis religius.

2. Penajaman tentang “teori pauverishing”

Pauverishing oleh Sukarno diartikan sebagai satu proses pemiskinan oleh sistem. Teori ini bertitik tolak dari realitas sosial atas kemiskinan dan ketertindasan yang dialami rakyat Indonesia. Dan “Pak Marhaen” adalah seorang petani miskin yang dijadikan tesis Sukarno dalam menganalisa kemiskinan dan ketertindasan tersebut.

Metode berpikir Sukarno menggunakan pendekatan filsafat materialisme seperti Marx. Dengan pisau analisis materialisme sejarah, Sukarno menjelaskan bahwa para petani yang memiliki tanah, cangkul serta alat produksi lainnya, dan mampu berproduksi secara mandiri, namun tetap terlilit kemelaratan adalah akibat dari sistem kapitalisme dan feodalisme yang berkembang di Indonesia.

Realitas sosial saat itu memang menunjukkan bahwa tanah-tanah pertanian banyak dikuasai oleh para tuan-tanah (landlord) yang bergerak di bidang perkebunan (onderneming) dengan hak onderneming dan erpacht yang dilindungi Agrarische Wet produk imperium Belanda. Sehingga banyak rakyat Indonesia yang tidak kebagian lahan garapan dan hanya mampu menjadi petani kecil dan buruh tani. Landlords tersebut sebagian besar adalah orang-orang Belanda dan kaum-kaum priyayi Indonesia.

Analisa Sukarno juga menyatakan bahwa sifat-sifat tidak percaya diri (minder), pasrah, dan nrimo, adalah budaya-budaya feodalisme yang membuat para petani tidak memiliki kesadaran untuk bangkit dari ketertindasannya. Berangkat dari pemikiran di atas, maka sudah jelas bahwa musuh marhaenisme adalah tesis kapitalisme dan feodalisme.

3. Penegasan “teori gotong royong” dan “revolusi”

Gotong royong adalah cara perjuangan kaum marhaenis dalam mewujudkan sosialisme Indonesia. Teori ini memang bertolak belakang dengan teori Marx. Jika Marx memilih perjuangan kelas (klassentrij), Sukarno memilih gotong royong. Dasar pemikiran Marx memilih perjuangan kelas, selain atas dasar runtutan teorinya tentang keterasingan (alienasi), nilai lebih (meewaarde) dan teori perkembangan masyarakat (verelendung), juga didasarkan atas teori kontradiksi modal dan kerja sebagai sebuah konflik yang tak terdamaikan. Sehingga Marx berpikiran bahwa satu-satunya jalan menyelesaikan konflik adalah klassentrij.

Sementara dasar pemikiran Sukarno memilih gotong royong adalah atas runtutan teorinya tentang “budi nurani”. Dengan budi nurani yang dimiliki, semua manusia pada hakekatnya menginginkan kesempurnaan dan tidak ingin menindas dan tertindas. Oleh karena itu Sukarno tidak menggunakan perjuangan kelas, tetapi perjuangan gotong royong, dimana semua kelas sosial harus bersatu untuk bersama-sama menuju kesejahteraan dan kemakmuran tanpa penghisapan.

Gotong royong menuntut kesadaran dari seluruh manusia Indonesia. Untuk itu butuh satu revolusi yang bersifat merubah pemikiran, merubah pandangan hidup, merubah sikap, merubah moral-etika, merubah kebiasaan, merubah sosial-ekonomi-politik-budaya Indonesia, dan merubah seluruh aspek kehidupan rakyat Indonesia, yang kesemuanya mempunyai satu tujuan yaitu mengembalikan manusia Indonesia kepada budi nuraninya. Di atas budi nurani itulah bangsa Indonesia menjalankan hidup kebangsaannya.

Sifat revolusi Indonesia adalah pantharei seperti yang dikutip Sukarno dari Heraclitus. Sifat revolusi yang tidak akan pernah mampu terprediksi oleh waktu. Sifat revolusi yang tidak mengenal titik, melainkan akan terus mengalir dan berjalan mengikuti perkembangan jaman. Biar sejarahlah yang nanti akan menguji dan menilainya.

4.   Penegasan tentang sosio-nasionalisme, sosio-demokrasi dan Ketuhanan Yang Maha Esa

Sosio nasionalisme, sosio demokrasi dan Ketuhanan Yang Maha Esa merupakan bentuk ungkapan istilah lain dari cita-cita marhaenisme. Sosio-nasionalisme adalah satu asas kehidupan rakyat Indonesia yang berdasarkan nasionalisme Indonesia. Pemikiran Sukarno tentang nasionalisme Indonesia, harus diakui memang banyak diinspirasi beberapa tokoh dunia seperti Ernest Renan, Otto Bauer (Austromarxis) dan Gandhi. Misalnya tentang salah satu pandangan Sukarno yang sepaham dengan pemikiran Otto Bauer, bahwa munculnya sebuah bangsa pada dasarnya bukan karena adanya kesamaan  ras, bahasa, suku, ataupun agama, melainkan karena semata-mata hanya karena adanya kesamaan sejarah (riwayat). Oleh karena itulah, kenapa kemudian Sukarno menginginkan nasionalisme Indonesia dapat tumbuh dan berkembang melalui kesadaran sejarah atas penindasan dan penghisapan yang melanda kehidupan rakyat Indonesia.

Sukarno juga sepemahaman dengan Gandhi bahwa nasionalisme juga harus dilandasi oleh rasa cinta terhadap manusia dan kemanusiaan tanpa membedakan suku, ras maupun agama, sehingga nasionalisme Indonesia tidak akan pernah bersifat chauvis, melainkan humanis.

Itulah nasionalisme Indonesia, satu nasionalisme yang teruji dan dibesarkan oleh sejarah, yang cinta kepada manusia dan kemanusiaan, yang zonder exploitation de lhomme par lhomme, zonder exploitation de nation par nation, dan bersifat melindungi serta menyelamatkan kehidupan seluruh rakyat Indonesia.

Sosio demokrasi adalah satu asas kehidupan rakyat yang berdemokrasi gotong royong, yaitu satu demokrasi yang bersumber dari kepribadian rakyat Indonesia. Jadi bukan demokrasi jegal-jegalan (bahasa Sukarno), dan juga bukan demokrasi mayoritas menindas minoritas, melainkan demokrasi yang memberikan keselamatan kepada seluruh rakyat Indonesia. Sosio demokrasi oleh Sukarno diartikan pula sebagai demokrasi politik dan demokrasi ekonomi ala Indonesia.

Dan Ketuhanan Yang Maha Esa adalah pondasi dari dua asas di atas (sosio-nasionalisme dan sosio-demokrasi), sebagai unsur spiritualitas guna membimbing kedua sosio tersebut menuju hakekat dan budi nurani manusia Indonesia.

Dari pokok-pokok pikiran tersebut di atas, maka dapat ditegaskan bahwa sosio-nasionalisme, sosio-demokrasi dan Ketuhanan Yang Maha Esa mengandung arti yang sama dengan Pancasila maupun cita-cita bangsa yang tertuang dalam Pembukaan UUD 1945. Sehingga perdebatan tentang Marhaenisme is Pancasila ataukah Pancasila is Marhaenisme tidak perlu diperdebatkan lagi.

5. Penegasan tentang tantangan dan musuh GMNI

Infiltrasi Budaya Kapitalis terhadap Moralitas Bangsa

Tantangan terberat marhaenisme adalah budaya bangsa yang telah tercemar budaya-budaya kapitalis (hedonis, konsumeris, pragmatis, individualis dan westernis). Pola kehidupan kapitalis tersebut merupakan penghalang pokok terwujudnya sosialisme Indonesia. Dan kita ketahui, kapitalisme adalah sistem yang mengutamakan sifat keserakahan, ketamakan dan sifat egois manusia yang mengingkari hakekat kemanusiaannya. Padahal masyarakat marhaenisme menginginkan terciptanya satu susunan masyarakat sosialisme Indonesia yang kontra-kapitalis, yaitu gotong royong, tolong menolong, tenggang rasa dan bentuk-bentuk ideal manusia lainnya.

Disfungsionalisasi Peran Agama

Nilai-nilai agama di Indonesia masih tercemari budaya-budaya feodalisme dan belum bisa dibersihkan dari kepentingan politik golongan. Nilai-nilai kebenaran, kebaikan dan kebajikan yang menjadi nafas dari agama itu sendiri, nyaris hilang tergantikan oleh perasaan-perasaan kemunafikan, keserakahan dan egoisme manusia. Simbolisasi pertarungan elite dengan justifikasi agama, adalah salah satu contoh ironis bagaimana agama telah menjadi alat politik dalam perebutan kekuasaan elite. Feodalisme para ulama dan kyai juga akan menjadi refleksi dan proyeksi tersendiri bagi kader GMNI dalam mengkritisi peran agama agar kembali efektif, karena memang nilai-nilai agama adalah sebuah alat perjuangan yang signifikan dalam upaya nation and caracter building rakyat Indonesia.

Neo Kapitalisme dan Neo Imperialisme

Realitas sejarah di Indonesia menunjukkan bahwa kapitalisme telah kembali menghisap kehidupan rakyat Indonesia. Memang penghisapan itu sudah tidak dilakukan secara fisik (pendudukan) lagi, namun dengan cara penggelontoran barang, modal dan tenaga kerja asing ke dalam negeri. Bentuk-bentuk penghisapan tersebut antara lain :

F  Ketergantungan akan modal dan tanggungan hutang luar negeri sebesar US$ 140 milyar akibat kebijakan pemerintah selama Orde Baru yang tidak mau menerapkan ekonomi berdikari;

F  Ketergantungan akan teknologi dan ilmu pengetahuan asing akibat sistem pendidikan yang kooptatif dan represif;

F  Aset-aset sumber daya alam yang menyangkut khalayak hidup rakyat banyak (pertambangan, kehutanan, perkebunan dll) dikuasai kaum kapitalis asing dan pribumi akibat kebijakan penanaman modal asing dan dalam negeri;

F  Usaha-usaha ekonomi yang menyangkut khalayak hidup rakyat banyak (listrik, air, semen, dll) dikuasai oleh kaum kapitalis asing dan pribumi akibat kebijakan privatisasi BUMN;

F  Tingginya disparitas (kesenjangan) sosial dan terbentuknya segelintir kaum kapitalis pribumi sebagai partner kaum kapitalis asing yang menindas kelas marhaen sebagai kelas mayoritas;

F  Budaya konsumeris, hedonis, pragmatis dan westernis yang menjangkiti kehidupan rakyat Indonesia akibat kampanye dan propaganda negara-negara kapitalis bekerjasama dengan pemerintah Indonesia melalui media-media globalisasi.

Terjadinya penghisapan-penghisapan tersebut di atas diakibatkan oleh korupnya pemerintah Indonesia karena telah rela menjadi antek borjuis kapitalis negara maju hanya demi kepentingan pragmatisnya. Akibatnya pemerintah Indonesia menjadi tidak berdaulat di bidang politik, tidak berdikari di bidang ekonomi dan tidak berkepribadian di bidang kebudayaan. Rakyat Indonesia menjadi kuli di negaranya sendiri.

Selama menjadi antek kapitalis, pemerintah Indonesia (khususnya Orba) ternyata masih mencoba mengaburkan bentuk-bentuk penindasan yang dilakukannya dengan cara mengikuti konsep “negara kemakmuran” yang  dikembangkan Amerika Serikat sejak pemerintahan Franklin D. Roosevelt (1933). Beberapa pengaburan itu antara lain :

F  Memberikan subsidi BBM dan 9 bahan pokok agar terjangkau daya beli rakyat. Namun di sisi lain pemerintah mengkorupsi hutang luar negeri dan sebagian lagi diberikan kepada kroni-kroninya (kapitalis pribumi) melalui kolusi dan nepotisme dan selalu menjadi kredit macet.

F  Memajukan pembangunan-pembangunan fisik di daerah-daerah. Namun sebagai kompensasinya, pemerintah “menjual” sumber daya alam Indonesia untuk dieksploitasi kapitalis asing dan pribumi melalui kebijakan investasi modal.

F  Memberikan legitimasi hubungan hukum antara buruh dan majikan melalui lembaga arbitrase (bipartit dan tripartit); pelembagaan penyelesaian perselesihan perburuhan melalui P4D dan P4P; penetapan UMR; pemberian tunjangan sosial; pemberian cuti, penetapan peraturan jamsostek dan asuransi. Namun disisi lain pemerintah bertindak kontradiktif dengan melarang buruh mogok, melarang buruh berserikat (penunggalan wadah FSPSI), mensahkan PHK, tidak memberikan wewenang untuk ikut menentukan upah, dan lain-lain.

F  Membentuk wadah-wadah koperasi pertanian; mengefektifkan penyuluhan pertanian; pemberian dana KUT untuk modal petani; mengadakan irigasi, dll. Namun di sisi lain, pemerintah membiarkan harga biaya produksi pertanian dipermainkan dan dimonopoli kelompok kapitalis. Pemerintah juga membiarkan tanah-tanah petani digusur dan digantikan HGU dan HGB kaum kapitalis.

F  Pemberian besiswa untuk membantu keluarga-keluarga yang tidak mampu agar mendapat pendidikan yang layak. Namun di sisi lain, pemerintah sengaja membuat sistem pendidikan yang kooptatif dan represif sehingga berimplikasi tumpulnya daya kritis dan inovasi generasi muda, sehingga perkembangan IPTEK dalam negeri stagnan dan tetap tergantung pada negara maju.

6.   Penegasan tentang asas perjuangan dan sikap GMNI terhadap kekuasaan

Untuk memanifestasikan cita-cita marhaenisme, maka GMNI membutuhkan satu asas perjuangan. Asas perjuangan itu masih tetap memakai kerangka pemikiran Sukarno yaitu : non-kooperatif, machtvorming dan massa aksi.

Non kooperatif, dilakukan dengan cara mempengaruhi kebijakan melalui agitasi dan propaganda terhadap kekuasaan (political will) dari tingkat pusat sampai daerah agar mau mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang mencerminkan nilai dan visi marhaenisme. Syarat dari cara perjuangan ini adalah dengan menguatkan nilai bargain position GMNI terhadap kekuasaan. Salah satu caranya adalah dimunculkannya konsep-konsep dan ide-ide pemikiran alternatif GMNI yang mampu diterima dan diterjemahkan oleh opini publik, tanpa harus disimbolisasi oleh slogan-slogan khas GMNI, untuk memudahkan kampanye dan propaganda.

GMNI juga bertanggung jawab mengkonsolidasi seluruh kekuatan kader-kader marhaenis yang duduk sebagai politisi, birokrat, akademisi, pers, teknokrat, militer/kepolisian dan aspek-aspek sosial lainnya, untuk percepatan revolusi menuju masyarakat marhaenistik. Friksi dan konflik yang tidak substantif yang selama ini masih menjadi penyakit kaum marhaen dan marhaenis, harus segera dihilangkan dengan cara membuka ruang-ruang komunikasi dengan seluruh kader marhaenis yang bersifat cair dan tidak formalistik.

Dalam upaya non-kooperatif pula, GMNI juga harus mampu mengontrol jalannya kebijakan kekuasaan secara langsung dengan cara massa aksi, melalui aksi protes dan penolakan kebijakan yang tidak sesuai dengan visi marhaenisme secara tegas maupun radikal dengan melibatkan partisipasi rakyat secara langsung (massa aksi). Untuk itu GMNI harus terus menyusun kekuatan massa (machtvorming). Dan penguatan massa dilakukan dengan cara advokasi dan pengorganisiran rakyat yang bersifat holistik-integratif, dan menyatu (leave in) dalam kehidupan rakyat. Advokasi tidak lagi diartikan dan dilakukan secara kelembagaan dan formal/ceremony, melainkan personal oleh seluruh kader-kader GMNI. Sehingga sifat-sifat gerakan yang masih bergerombol akan dirombak dengan cara menuntut kemandirian dan tanggung jawab kader dalam gerakan yang bersifat menyebar, dimana setiap kader dibebani tugas memegang simpul-simpul kekuatan di masyarakat tanpa harus memakai dan menggunakan nama institusi, namun tetap terkontrol oleh GMNI.

Dengan asas perjuangan di atas maka dapat ditegaskan bahwa sikap GMNI terhadap kekuasaan (pemerintah), secara institusional, akan tetap berposisi sebagai “oposisi permanen” yang akan selalu mengontrol jalannya kekuasaan. Alasan pengambilan posisi tersebut adalah demi obyektifitas gerakan di tubuh GMNI. Oleh karena itu, GMNI memilih untuk tetap bersikap independen dan tidak akan pernah mau terikat dan diikat oleh kekuatan manapun, kecuali rakyat Indonesia.

Sehingga dengan demikian, GMNI akan mampu melawan segala bentuk-bentuk penindasan dan penghisapan yang ada, tanpa harus memandang siapa pelakunya, tidak peduli pemerintah, militer/kepolisian ataupun kekuatan lain, semuanya akan menjadi musuh GMNI jika melakukan penindasan dan penghisapan terhadap rakyat Indonesia.

Demikianlah pokok-pokok pikiran yang tertuang dalam MANIFESTO GMNI yang selanjutnya akan menjadi acuan paradigma dan pedoman pokok dalam gerakan yang dilakukan GMNI.