• Presentasi diri

  • Presentasi diri

Self-presentation (presentasi diri) mengacu pada keinginan untuk menunjukkan image seseorang yang diinginkan baik kepada khalayak pribadi maupun umum.

–        False modesty (rendah hati yang salah)

yaitu ketika seseorang selalu merasa bahwa dirinya lebih buruk/rendah & cenderung memuji kelebihan orang lain. Miasal perasaan yang menganggap dirinya lebih bodoh & mengagung-agungkan kepandaian orang lain & kadang berandai-2 “ kenapa aku tak seperti mereka”.

–        Self-handicapping

Yaitu menjaga image diri dengan perilaku & tindakan yang bersifat menghibur diri untuk menutupi kelemahannya. Sebagai contoh seseorang yang akan wawancara kerja, justru mengadakan pesta besar-2an bukan mempersiapkan diri, mahasiswa yang akan ujian justru main games daripada belajar. Ketika dalam ujian ia berhasil, ia akan membesar-2kan bahwa meskipun tidak belajar ia ternyata mampu, sedangkan jika ia gagal, ia mengatribusikan kegagalannya kepada hal-2 yang bersifat sementara & remeh. Misal “saya gagal karena badanku agak lelah & capek waktu ujian atau karena tadi malam kurang tidur, dll” daripada mengakui ketidakmampuannya.

self-perception theory berasumsi bahwa tindakan kita adalah self-revealing (ungkapan pikiran kita sendiri) ketika terdapat ketidakpastian tentang perasaan atau kepercayaan.

–        Self-presentation: impression management

Kita dapat mengulas sedikit di Bab 2 bahwa kita selalu sibuk berdandan, diet, berpakaian bahkan ikut operasi plastik hanya karena khawatir akan pikiran orang lain tentang kita. Untuk membuat membuat kita terkesan bagus (good impression) sering kita berusaha untuk meraih reward sosial & material guna menyamankan diri kita bahkan untuk menyelamatkan identitas sosial kita. Bahkan tak seorangpun ingin tampak seperti orang bodoh, maka ia berusaha untuk menyerasikan antara sikap & tindakannya. Agar tampak konsisten, kita mungkin pura-2 besikap yang kita sendiri sebenarnya tidak mempercayainya. Seseorang yang cenderung membuat kesan baik dengan cara terus menerus memonitor perilaku sendiri & memperhatikan bagaimana reaksi orang lain serta ia berusaha untuk tampil sesuai dengan tuntutan & harapan orang lain terhadap dirinya yang disebut sbg self-monitoring tendency.

–        Self-justification: cognitive dissonance (penyelarasan diri: ketegangan kognitif)

Salah satu teori mengatakan bahwa sikap kita berubah karena kita termotivasi untuk tetap menjaga konsistensi kita diantara kognisi-2 yang kita miliki. Cognitive dissonance theory dari Leon Festinger mengasumsikan bahwa akan muncul ketegangan ketika secara tiba-2 muncul dua pikiran/ kepercayaan “kognisi” yang secara psikis tidak konsisten. Maka unuk mengurangi ketidaknyamanan dari kemunculan kognisi tsb, kita sedapat mungkin menyelaraskan pikiran kita.

–        Self-perception (persepsi diri)

Self-perception theory mengasumsikan bahwa kita menarik kesimpulan diri sama seperti ketika mengamati perilaku kita sendiri. Ketika kita dalam keadaan/ ambigu, kita dlm posisi pengamat seseorang dari luar, kita melihat sikap orang dengan cara mengamati perilaku mereka secara seksama ketika beraksi dengan perasaan senang. Seperti itu juga kita mengamati sikap kita sendiri. Mendengar diri sendiri, berbicara menginformasikan tindakan kita, mengamati tindakan-2 kita, memberikan petunjuk betapa kuatnya kepercayaan kita.

  • Self-monitoring

Baik tempat maupun waktu, para individu sangat vervariasi pendekatannya untuk menjalin hubungan dengan lawan jenis. Seseorang yang memiliki self-monitoring tinggi akan sangat terampil dalam memonitor perilakunya sendiri dalam segala kondisi. Selain itu dalam menjalin hubungan, ia tidak mau berlama-2 dalam berpacaran dan memiliki itikad baik dalam berhubungan.

Menurut Snyder, Gangestad dan Simpson (1983), self monitoring didefinisikan sebagai cara individu dalam membuat perencanaan, bertindak dan berperilaku dalam situasi sosial. Self monitoring menjadi dua prototip yaitu; high self monitoring dan low self monitoring. Sedangkan menurut McClelland (dalam Atkinson,1964),

About these ads

Komentar ditutup.